Brimob Ditempatkan di Lokasi Pembangunan Semen di Laweung
Kini, personel Brimob Polda Aceh bersama polisi dari Polres Pidie ditempatkan di lokasi proyek tersebut.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Sejumlah personel Brimob Polda Aceh bersama polisi dari Polres Pidie ditempatkan di lokasi proyek tersebut, Sabtu (30/7/2016).
Laporan Muhammad Nazar | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Paska massa mengamuk yang membakar fasilitas kerja di lokasi milik PT Hase Alam pada proyek pembangunan pabrik semen di Kecamatan Muara Tiga (Laweung) Pidie, Sabtu (30/7/2016) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kini, personel Brimob Polda Aceh bersama polisi dari Polres Pidie ditempatkan di lokasi proyek tersebut.
"Sekitar 50 personel Brimob Polda Aceh kita tempatkan di lokasi proyek pabrik semen," kata Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi kepada Serambinews.com, Sabtu (30/07/2016).
AKBP M Ali mengatakan, ditempatkan personel Brimob bersenjata lengkap di lokasi proyek vital itu, guna mengantisipasi supaya tidak terjadi lagi aksi pembakaran fasilitas milik PT Hase Alam dilakukan massa.
Seperti diketahui massa sekitar 400 lebih dari Gampong Kulee, Kecamatan Batee dan Gampong Cot, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie, Sabtu (30/7/2016) sekitar pukul 10.00 WIB, mengamuk dengan membakar fasilitas di lokasi pembangunan proyek pabrik semen di Laweung.
Fasilitas yang dibakar berupa pikap BL8737 AF, direksi camp digunakan sebagai kantor, tangki berisi minyak solar 16.000 ton, dua pos jaga dan sarana ibadah. Fasilitas tersebut milik PT Hase Alam yang melakukan pembersihan di lokasi proyek tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/laweung-membara4_20160730_155608.jpg)