Optimisme di Tengah Keprihatian

MESKI dirundung keprihatinan akibat krisis dana, ternyata tidak membuat motivasi pemain Persiraja

MESKI dirundung keprihatinan akibat krisis dana, ternyata tidak membuat motivasi pemain Persiraja patah. Petang kemarin, mereka sangat bersemangat menghabiskan menu latihan di bawah teriknya matahari.

Melakoni turnamen ISC ini, pengurus, manajemen, dan juga pemain terhitung nekad. Mereka hanya memiliki dana Rp 300 juta. Itupun hasil subsidi dari operator ISC, PT Gelora Trisula Semesta (GTS).

Sementara selebihnya berasal dari dana patungan pengurus, serta bantuan fans. Di sisi lain, mereka juga sangat berharap dari pemasukan ketika menjadi tuan rumah. Tak ayal, menjamu PSPS di akhir pekan ini, pemain sangat berharap supaya masyarakat, penonton, dan suporter mau berbondong-bondong datang ke Stadion Lampineung.

“Dukunglah Persiraja. Bukan hanya saat melawan PSPS, kami sangat butuh kehadiran penonton. Kecuali menang, Persiraja sangat butuh dana untuk pertandingan tandang ke Bangka, dan Palembang,” ungkap Kurniawan, Mukhlis Nakata, dan Andri Muliadi.

Seperti diketahui, Vivi Asrizal dkk akan menghadapi PS Bangka di Stadion Orom, Sabtu (13/8). Kemudian dijamu tim Persebo Musi Raya di Stadion Serasan Sekate Sekayu Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Sabtu (20/8). Saat ini, satu-satunya harapan dana agar Lantak Laju berangkat, hanya hasil dari pertandingan melawan PSPS. Semoga saja, penonton, masyarakat, dan juga fans mau datang membeli tiket akhir pekan ini.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved