Ongkos ke Embarkasi Dibebankan pada Jamaah

Anggota DPD asal Aceh, H Sudirman (Haji Uma) yang melakukan inspeksi mendadak ke Kantor

SERAMBINEWS.COM

SIGLI - Anggota DPD asal Aceh, H Sudirman (Haji Uma) yang melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pidie, Rabu (3/8), mengaku menerima keluhan dari jamaah calon haji terkait biaya transportasi dari daerah asal ke embarkasi yang dibebankan kepada jamaah.

“Padahal, biaya transportasi ini bisa dibebankan pada dana daerah, dan seharusnya masing-masing Pemkab membantu memfasilitasinya,” kata H Sudirman di Kantor Kemenag Pidie, kemarin.

Kunjungannya ke kantor Kemenag kemarin, membuat kaget para staf Kemenag Pidie. Pasalnya, sejumlah pejabat tak berada di tempat, karena sedang ke Takengon (Aceh Tengah) mengantar rombongan Porseni. Termasuk Kakankemenag dan Kepala Seksi Haji.

Terkait ongkos ke embarkasi yang dibebankan kepada jamaah ini, ia pun mengutip Undang-Undang Nomor 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, dalam Pasal 35

Ayat 1 disebutkan, transportasi jamaah dari daerah asal ke embarkasi dan sebaliknya, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. “Pemerintah daerah wajib membantu perjalanan jamaah haji dengan memfasilitasi dan membiayai ongkos dari tempat asal ke embarkasi,” ujarnya.

Anggota DPD RI, H Sudirman juga menilai, perlunya regulasi haji khusus untuk calon jamaah lanjut usia (lansia). Di berharap, CJH yang berusia 75 tahun ke atas tidak perlu antre untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.

“Usia 75 tahun ke atas sangat rentan. Jika tidak diprioritas maka mereka sulit mendapat kesempatan haji. Apalagi daftar tunggu (waiting list) juga terus meningkat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, kuota haji untuk Aceh dikoreksi, bukan 3.111 per tahun seperti disebutkan sebelumnya, namun mencapai 5.000 jamaah per tahun. “Sebagaimana UU OKI, dalam satu juta ada 1.000 jatah kuota haji. Jika penduduk Aceh 5 juta, artinya kita mendapat jatah 5.000,” terangnya.(aya)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved