Selasa, 12 Mei 2026

Even Wisata Agustus, Mulai Pacuan Kuda Tradisional hingga Festival Perkusi Internasional

Berikut atraksi wisata yang dapat anda nikmati sepanjang Agustus 2016.

Tayang:
Penulis: Nurul Hayati | Editor: Yusmadi
DOK.DISBUDPAR ACEH
Tarian Tarek Pukat 

Laporan Nurul Hayati | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bagi Anda yang sedang berada di Aceh atau mempunyai rencana melancong ke provinsi paling barat Indonesia itu, jangan lewatkan sejumlah event wisata yang telah disiapkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat.

Berikut atraksi wisata yang dapat anda nikmati sepanjang Agustus 2016.

Festival seni rupa dan theater

Festival yang dihelat di Taman Budaya, Banda Aceh ini menghadirkan perupa dan sanggar teater dari berbagai daerah di Aceh.

Festival ini diselenggarakan selama empat hari berturut-turut (15-18 Agustus 2016).

Perlombaan pacu kuda tradisional

Merupakan atraksi wisata dari dataran tinggi Gayo yang banyak ditunggu-tunggu.

Atraksi yang juga diselengarakan dalam rangka memeriahkan HUT RI itu dilangsungkan di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Selama tujuh hari-hari berturut-turut (17-23 Agustus 2016), penonton akan dibuat terpukau dengan ketangkasan joki cilik dalam menunggangi kuda tanpa pelana.

Pekan Kebudayaan Aceh Barat (PKAB)

Atraksi budaya persembahan Kabupaten Aceh Barat yang akan menampilkan kekayaan dan keberagaman seni dan budaya daerah yang tentunya unik dan menarik.

Adalagi sajian kuliner khas yang berasal dari daerah asal Pahlawan nasional, Teuku Umar, Meulaboh.

Rupa-rupa hasil budi daya manusia dari belahan barat Aceh itu akan digelar selama sepuluh hari mulai 18-27 Agustus 2016.

Aceh International Rapa'i Festival

Rapa'i merupakan alat musik tradisional sejenis bedug yang dimainkan dengan cara ditabuh.

Dipimpin oleh seorang syech yang melantunkan pesan-pesan agama sebagai tuntunan hidup dalam bentuk syair.

Rapai atau juga disebut dengan perkusi ini lazimnya dimainkan oleh beberapa orang.

Bertempat di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh selama enam hari berturut-turut (26-30 Agustus 2016) pengunjung akan dihibur oleh para perkusi dari berbagai daerah di Indonesia.

Termasuk kehadiran perkusi tanah air seperti Gilang Ramadhan dan Tompi.

Acara yang berskala dunia ini juga mengundang perwakilan dari negara seperti Singapura, Thailand, Malaysia, dan Iran yang juga menjadi tempat asal muasal rapai atau perkusi berkembang.

Catat agendanya dan nikmati rupa-rupa atraksi persembahan Aceh. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved