Buronan Kredit Fiktif Ditangkap

Pelarian Alfi Laila SSos, tersangka pembobol Bank Aceh dan Bank Mandiri di Aceh Tamiang berakhir sudah

BANDA ACEH - Pelarian Alfi Laila SSos, tersangka pembobol Bank Aceh dan Bank Mandiri di Aceh Tamiang berakhir sudah. Ia ditangkap tim Pidana Khusus (pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tamiang bekerja sama dengan tim intelijen Kejagung RI di rumah kosnya, kawasan Jalan Silimakuta, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, Kamis (11/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

Informasi itu disampaikan Kajati Aceh, Raja Nafrizal SH melalui Kasi Penkum dan Humas, Amir Hamzah SH kepada Serambi, Jumat (12/8). “Penangkapan ini berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka lain. Saat ditangkap dia tidak melakukan perlawanan. Waktu ditangkap dia sedang sendiri di kosnya,” kata Raja.

Alfi Laila selaku bendahara gaji SMPN 2 Kejuruan Muda merupakan tersangka atas kasus pembobolan kredit di kedua bank itu, dengan cara memalsukan status 92 warga biasa menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Dengan cara itu, Alfi berhasil membobol kredit bank di Aceh Tamiang pada 2013 hingga 2015 sebesar Rp 12,8 miliar.

Selain Alfi Laila SSos (bendahara gaji SMPN 2 Kejuruan Muda), sebelumnya jaksa juga sudah menahan tiga tersangka lain yaitu Wiwik Handayani (bendahara gaji SMPN 1 Tamiang Hulu), Asnah (staf Kantor Camat Banda Mulia yang mengaku bendahara), dan Suryani AMd (bendahara gaji SMPN 5 Seruway). Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka pada akhir Oktober 2015.

Dalam rentang 2013-2015, jumlah warga yang dijadikan PNS palsu oleh keempat tersangka untuk membobol Bank Mandiri sebanyak 72 orang dengan jumlah kredit sebesar Rp 10,6 miliar. Sedangkan di Bank Aceh Cabang Pembantu Karang Baru jumlah PNS palsu 20 orang dengan jumlah kredit sebesar Rp 3,2 miliar dari tahun 2011 hingga 2015.

Raja Nafrizal mengatakan penangkapan itu dipimpin Kajari Aceh Tamiang, Amir Syarifuddin SH bersama anggota tim Pidsus Kejari Aceh Tamiang yang diketuai Muhammad Husaini SH. “Tersangka saat ini ditahan di Rutan Aceh Tamiang untuk 20 hari ke depan sebelum dilimpahkan ke pengadilan. Sebab berkasnya sudah siap dan hanya tinggal sidang saja,” katanya.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved