Pilkada 2017

Enam Paslon di Abdya Penuhi Syarat

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya (Abdya), Elfiza SH MH, menginformasikan

BLANGPIDIE - Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya (Abdya), Elfiza SH MH, menginformasikan bahwa enam pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati yang maju melalui jalur independen telah memenuhi syarat, baik dalam jumlah dukungan maupun sebarannya.

“Setelah dihitung kembali, enam pasangan calon tersebut sudah memenuhi persyaratan jumlah minimal dukungan dan sebaran,” katanya kepada Serambi, Minggu (14/8).

Keenam paslon tersebut adalah: Maidisal Diwa-Ruslan (6.475 KTP dukungan), H Zainal Arifin-Said Azhari (5.882 KTP dukungan), Muazam SE MM-Hermansyah SH (7.131 KTP dukungan), H Junaidi-Masrizal SE (5.257 KTP dukungan), Hasbi M Saleh SE-Tgk T Alamsyah Yusfa (4.807 KTP dukungan), dan Tgk HM Qudusi Syam Marfali-H Burnisal SE (4.821 KTP dukungan).

“Bukti dukungan berupa fotokopi KTP yang diserahkan masing-masing paslon sudah melebihi batas minimal sebanyak 4.423 KTP dukungan,” sebut Elfiza.

Bukti dukungan itu dikatakannya sudah diupload ke dalam aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) oleh operator dari masing-masing paslon yang dikirim ke KIP. Saat ini, pihaknya sedang melakukan tahapan verifikasi administratif dan dukungan ganda sampai 20 Agustus mendatang.

“Verifikasi ini untuk melihat apakah ada satu paslon mendapat dukungan lebih dari satu KTP yang sama (ganda ke dalam). Bila ditemukan ganda ke dalam, maka hanya dicatat atau didata satu fotokopi KTP saja,” imbuh dia.

Tetapi apabila ditemukan satu KTP dukungan diberikan kepada lebih dari satu paslon (ganda ke luar), maka dipisahkan untuk dilakukan verifikasi faktual melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS). Dalam verifikasi faktual ini, pemilik KTP akan ditanyakan kepastian siapa paslon yang didukung.

“Verifikasi administratif juga untuk mengetahui apakah ada pemilik KTP dari PNS,TNI/Polri. Bila ditemukan, KTP tersebut segera dipisahkan. Dalam verifikasi ini, juga dipisahkan fotokopi KTP yang tidak bisa dibaca,” jelasnya.(nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved