Breaking News:

Buku Putra Pidie Tembus Eropa Dibedah

Putra kelahiran Gampong Blang Paseh, Kota Sigli, Kabupaten, Pidie, Alijullah Hasan Yusuf membedah

Editor: bakri

SIGLI - Putra kelahiran Gampong Blang Paseh, Kota Sigli, Kabupaten, Pidie, Alijullah Hasan Yusuf membedah buku ‘Penumpang Gelap Menembus Eropa Tanpa Uang’ dalam talkshow di Oproom Setdakab Pidie, Sabtu (20/8). Acara tersebut dihadiri Bupati Pidie, Sarjani Abdullah dan seratusan peserta.

Dalam Talkshow bedah buku terbitan Kompas itu, Alijullah mengutarakan kisah hidupnya berjuang di Benua Biru. Penderitaannya menembus Eropa-Jakarta Amsterdam pada 12 Desember 1967 tanpa uang sebagai penumpang gelap. Akibatnya Alijullah menjadi bahan pemberitaan di media nasional dan Eropa.

Meski dikembalikan ke tanah air, namun Alijullah tetap berjuang menembus Eropa. Selain untuk berjuang bertahan hidup juga mencari ilmu. Terakhir, Alijullah menjadi staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Perancis. Dedikasi putra asli Pidie itu telah mengabdi selama 43 tahun.

Secara terpisah kepada Serambi, Sabtu (20/8) Alijullah mengatakan, tujuan utama dari talkshow ini untuk menggalakkan motivasi baik bagi peserta maupun penulis untuk bangkit dalam memperjuangkan karier hidup. “Karena infonya bedah buku semacam ini pertama kali diadakan,” jelasnya.

Malahan, buku karangan Alijullah, telah memasuki cetakan kedua sebanyak 2.000 eksamplar. Sebelumnya pada cetakan pertama 3.000 eksamplar yang telah beredar  diseantaro tanah air. Jika tidak tertutup kemungkinan hajatan buku ini direncanakan diedarkan ke Eropa dengan tampilan terjemahan. “Buku `Penumpang Gelap Menembus Eropa Tanpa Uang’ akan dibahas dalam Talkshow di acara Kick Andy, Metro TV, Jumat (9/9) mendatang,” jelasnya.

Ketua IDI Pidie, dr Kamaruzzaman M Kes kepada Serambi, Sabtu (20/8) mengatakan, bedah buku ini menjadi motivasi bagi peserta. Karena menjadi kiat dalam menggapai kehidupan sukses seseorang tanpa mesti kerja di pemerintah alias PNS akan tetapi dengan kratifitas tinggi. “Bedah buku menjadi inspirasi bagi semua pihak baik kalangan medis, negarawan, pelajar, dan bahkan mahasiswa,” tukasnya. (c43)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved