Pagelaran Aceh International Rapa’i Festival dan Perkusi Aceh untuk Dunia

“Ini merupakan kali pertama bagi Disbudpar menggelar festival rapa’i berskala internasional.

Pagelaran Aceh International Rapa’i Festival dan Perkusi Aceh untuk Dunia
IST
Laporan Nurul Hayati | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Setelah rebranding ‘The light of Aceh’, berbagai upaya dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat untuk menjadikan Aceh sebagai ‘the world’s best halal cultural destination 2016’.
Satu di antaranya yaitu perhelatan ‘Aceh International Rapa’i Festival 2016’.
“Ini merupakan kali pertama bagi Disbudpar menggelar festival rapa’i berskala internasional. Tujuan even ini untuk pelestarian, promosi, peningkatan kapasitas, dan memperkenalkan Aceh sebagai destinasi wisata halal, terang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh,  Reza Fahlevi.
Didampingi Kabid Promosi, Rahmadhani ia mengatakan Aceh yang sudah ditetapkan sebagai wisata halal dan kini sedang mengikuti voting untuk kategori  ‘the world’s best halal cultural destination 2016’. 
Dipilihnya kategori tersebut mengingat kebudayaan Aceh yang mengakar dari nilai-nilai agama.
Launching atraksi tersebut dilangsungkan di Gedung Sapta Pesona Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar RI, Kamis (4/7/2016) malam.
 
Sedangkan perhelatannya berlangsung di Banda Aceh, 26-30 Agustus.
Tersebar di tiga titik yaitu Taman Ratu Safiatuddin, Taman Seni dan Budaya, serta Museum Tsunami Aceh pagelaran seni budaya ini mendatang perkusi tanah air dan dunia.
“Yang paling menarik dan atraktif dari penyelenggaraan “Aceh International Rapa'i Festival 2016” adalah kehadiran peserta dari beberapa Provinsi yang juga memiliki jenis musik serupa, seperti Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Makassar dan Surabaya dan peserta negara asing lainnya, seperti Cina, Thailand, Malaysia, Iran, dan Jepang sehingga pemain rapa’i Aceh bisa coaching langsung dengan perkusi dunia,” terang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Reza Fahlevi.
Kadisbudpar Aceh, Reza Pahlevi, menambahkan perkusi dalam dan luar negeri juga akan memeriahkan festival bergengsi ini.
Sebut saja Daood Debu, Rafli Kande, Tompi, Gilang Ramadhan, Moritza Taher dan Steve Thornton.
Perhelatan berskala internasional ini juga menampilkan beberapa kontingen dari lima negara, seperti Ogawa Daisuke (Jepang), Absolutely Thai (Thailand), Miladomus (China), Pejman (Mohammad Reza) Jahanara (Iran) dan Fieldflyer (Malaysia) yang akan menunjukkan talentnya di Aceh sebagai wakil perkusi dunia. 
Aceh Internasional Rapa’i festival juga dimeriahkan dengan kegiatan pendukung menarik lainnya seperti Seminar dan Music Clinic yang dipandu oleh talent artis nasional dan luar negeri serta talent lokal, seperti Syamsuddin Djalil, Tgk Usmani Kandang dan Irwansyah Harahap.
Riwayat rapa’i
Rapa‘i adalah alat musik perkusi tradisional Aceh yang berasal dari Timur Tengah. 
Alat musik ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang penyair Islam bernama Syech Rapa‘i. 
Dalam perkembangannya alat musik yang dimainkan dengan cara ditabuh ini menjadi salah satu media penyebaran Islam di Aceh yang dikenal sebagai gerbang masuknya Islam ke nusantara.

Aceh yang sudah ditetapkan sebagai wisata halal dan kini sedang mengikuti voting untuk kategori  ‘the world’s best halal cultural destination 2016’. 
Dipilihnya kategori tersebut mengingat kebudayaan Aceh yang mengakar dari nilai-nilai agama.
Rapa’i sendiri merupakan alat musik tradisional sejenis beduk yang dimainkan oleh beberapa orang dengan cara ditabuh.
Dipandu oleh seorang syech yang melantunkan syair-syair yang berisi pesan-pesan agama sebagai tuntunan hidup.
Atraksi ini telah sekian lama hidup dan berkembang dalam masyarakat.
Menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Melalui pagelaran ini, wisatawan yang berkunjung diharapkan bisa merasakan atmosfer keacehan dalam balutan budaya.
Pagelaran ‘Aceh International  Rapa’i Festival’, persembahan perkusi Aceh untuk dunia. (*)
Penulis: Nurul Hayati
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved