Pria Kalimantan Barat Masuk Islam

Officar Hamonangan Manulang (31), warga Pontianak, Kalimantan Barat

BLANGPIDIE - Officar Hamonangan Manulang (31), warga Pontianak, Kalimantan Barat, yang sebelumnya menganut agama Kriten Protestan menyatakan masuk Islam, Kamis (25/8) sore di Pesantren Bustanul Huda Blangpidie.

Setelah melaksanakan proses pengucapan dua kalimah syahadat, pria kelahiran 25 Mei 1985 yang sehari-hari bekerja sebagai relawan mengobati pecandu narkoba itu berganti nama menjadi Muhammad Ali. Proses pengucapan dua kalimah syahadat dipimpin Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Abdya Tgk Zarkasyi Ibrahim dan disaksikan Camat Blangpidie Zulbaili, Kadis Syariat islam Abdya Adnan, pimpinan Rumah Singgah Abdya Zainal Cot dan pimpinan Pesantern Bustanul Huda Abdya Tgk H Muhammad Qudusi Syam Marfaly.

“Sebelumnya dia ini tinggal di Banda Aceh dan kerja di Yayasan Rehabilitas Narkoba Tabina Aceh. Namun, saat dia tugas ke Rumah Singgah Abdya untuk mengobati pecandu narkoba, dia sampaikan niatnya kepada ketua Zainal Cot bahwa dia ingin masuk Islam,” ujar Camat Blangpidie, Zulbaili kepada Serambi, Kamis (25/8) malam.

Niat dia masuk islam, kata Zulbaili, telah lama disampaikan kepada kawan tempat ia bekerja. Namun kawan-kawannya mengaku tidak tahu caranya sehingga niatnya itu harus tertunda. “Terbukti, sekarang dia sudah tahu cara wudhu, sudah bisa membaca surah Al Fatihah dan syahadat, karena sebelumnya dia terus mempelajari tentang Islam,” ujarnya.(c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved