Menggugah Penderma dengan Program Rehab Rumah Ramah Anak

Kini, melalui Program Rehab Rumah Ramah Anak, para relawan mulai mengupayakan agar anak- anak miskin juga mendapat hak menerima rumah yang layak huni.

Menggugah Penderma dengan Program Rehab Rumah Ramah Anak
DOK.PIDIE MENGAJAR
Rumah milik Aswadi yang tak layak huni di Gampong Adang Brabo, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Upaya menjadikan anak agar mendapat hak-haknya atas hidup yang layak terus disuarakan para relawan gerakan filantropi, Pidie Mengajar.

Organisasi ini sebelumnya telah mengundang perhatian banyak orang melalui program yang diberi nama Sahabat Aneuk Dhuafa Pidie Mengajar (SADaR) Pidie.

Banyak para penderma (filantropi) yang telah tergugah dengan aksi relawan ini sehingga mendonasikan sejumlah uang untuk membantu para anak putus sekolah di Kabupaten Pidie.

(BACA JUGA: Ismail, SADaR Pidie, dan Kunjungan Warga Kanada)

Kini, melalui "Program Rehab Rumah Ramah Anak", para relawan mulai mengupayakan agar anak- anak miskin juga mendapat hak menerima rumah yang layak huni alias ramah anak.

"Program Rehab Rumah Ramah Anak" mulai diluncurkan pada Senin (29/8/2016), dengan menargetkan dapat merehab rumah milik Aswadi (33), warga miskin di Gampong Adang Brabo, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie.

Aswadi sehari-hari berprofesi sebagai buruh panjat kelapa yang berpenghasilan hanya cukup untuk menutupi kebutuhan makan untuk satu hari.

Aswadi tinggal bersama istrinya Lena Zahara (30), dan tiga anaknya yang masih balita tinggal digubuk reok yang tidak layak, tidak sehat, dan tidak ramah untuk anak.

Rumah aswadi berdinding pelepah rumbia yang sudah lapuk, tanpa penyekat kamar, tombak layar sebagai penahan angin dan hujan.

Halaman
1234
Penulis: Yusmadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved