Aceh Tamiang, Memburu yang Tercecer

PEMBANGUNAN pendidikan Aceh Tamiang secara umum sudahtak ada masalah lag Kabupaten

PEMBANGUNAN pendidikan Aceh Tamiang secara umum sudahtak ada masalah lag Kabupaten yang memiliki 12 kecamatan ini bahkan sudah memiliki 26 SMA/SMK, terdiri 21 Ssekolah Menengah Atas (SMA) dan 5 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) .“ya.. Kalau yang manyangkut akses, bagi Aceh Tamiang udah tak ada masalah lagi. Saat ini, bahkan di daerah pedalaman juga sudahberdiri sejumlah SMA Negeri,” kata Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, DrsIchwanuddin Idris.

Namun, tambahnya, Dinas Pendidikan Aceh Tamiangmasih melihat ada sekitar 20% tamatan SMP yang tercecer tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMA atau SMK. “Angka ini terlihat dari masih banyaknya siswa yang sudah lulus SMP, hingga kini belum mengambil Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dan ijazahnya di sekolah- sekolah menengah di daerah-daerah pelosok,” kata Ichwan dengan nada gusar.

Untuk itu, Kepala inas endidikan Aceh Tamiang, Ichwan akan mencari solusi engan mengirimkan tim Penggerak PKK untuk road show ke esa-desa, menjemput bola dan sekaligus mengkampanyekan pentingnya pendidikan untuk generasimuda Aceh ke depan, katanya. Kalau untuk akses perluasan kesempatan mendapatkan pendidikan, sebenarnya agi Aceh Tamiang sudah sangat memadai. “Itu artinya, kita butuh kampanye ke desa-desa untuk mencari 20 persen anak yang tak melanjutkan,” ujar Kadisdik Aceh Tamiang menyongsong Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh, 2 September 2016.

Tim kampanye ini akan ita kirim ke kebun-kebunsawit, kebun karet, dan kawasan esisir untuk mencari anak yang putus sekolah tersebut. “Di perkebunan, memang banyak BHL-nya (Buruh Harian Lepas) yang merupakan anak-anak putus sekolah tingkat lanjutan. Dan BHL ini akan menjadi target kita untuk suksesnya program wajib pendidikan menengah di Aceh Tamiang.Sedangkan menyangkut profesionalisme tenaga pengajar, Ichwan dengan bangga mengakui bahwa 90% guru di Aceh Tamiang sudah mahir mengoperasikancomputer. Berkat penguasaan ICT yang maksimal itu, Aceh Tamiang pada Ujian Nasional 2016 lalu, tercatat sebanyak 7 SMA dan 4 SMK melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Insya Allah, tahun 2017 mendatang, kita targetkan seluruh SMA/SMK bisa melaksanakan UNBK,” katanya. Di Aceh Tamiang, saat ini terdapat 2 SMA Unggul, masing-masing SMAN 2 Karang Baru dan SMAN 2 Patra Nusa Manyak Payed.

Hal ini, terlihat dari Uji ompetensi Guru (UKG) yang dilaksanakan, Tamiang berada di peringkat tiga tingkat Provinsi Aceh. Untuk itu, Untuk Itu, Tamiang kini disamping menata mutu guru, sekaligus berusaha menata mutu lulusannya.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved