Ibadah Haji 2016

393 JCH Huni Dua Kemah Saat Wukuf

Pemerintah Arab Saudi menyediakan dua kemah di Padang Arafah untuk satu kloter jamaah

MEKKAH - Pemerintah Arab Saudi menyediakan dua kemah di Padang Arafah untuk satu kloter jamaah calon haji (JCH) dari Aceh guna persiapan pelaksanaan wukuf di Arafah yang puncaknya 9 Zulhijjah 1437 Hijriah. Jumlah satu kloter itu 393 orang dan puncak pelaksanaan wukuf di Arafah itu bertepatan Minggu (11/9).

“Ini artinya jamaah calon haji harus siap menerima fasilitas akomodasi yang minim itu dengan kesabaran dan keikhlasan untuk mendapatkan haji mabrur,” kata Ketua Kloter II JCH Aceh, Salman kepada wartawan Serambi, Herianto di Mekkah sepulang meninjau lokasi kemah JCH Kloter II Aceh kemarin.

Salman mengatakan, dua kemah itu masing-masing berukuran 20x20 meter dilengkapi cold fan, sehingga jamaah di dalam kemah, jika suhu udara di Arafah mencapai 49 derajat celsius, maka terasa tak terlalu panas karena kipas angin besar itu mengeluarkan semprotan air. Ambal besar pengganti kasur juga disediakan di dalam kemah.

Selain itu, tersedia satu kemah untuk shalat berjamaah berukuran 20 x 20 meter yang bisa menampung 100 jamaah untuk satu kali shalat bersama. Kemudian, tak jauh dari kemah, tersedia toilet 10 pintu bersama tempat wudhuk 10-20 kran.

Fasilitas akomodasi yang terbatas itu, kata Salman, harus bisa digunakan maksimal untuk menunjang kelancaran para JCH melaksanakan rukun hajinya selama di Arafah dan Musdalifah, 8-9 Zulhijah dengan cara antrean yang tertib dan tepat waktu.

Selesai melaksanakan wukuf di Arafah, kata Ketua Pembina Ibadah Haji, Zulfan, dilanjutkan ke Mina untuk melempar jumrah Aqabah. Fasilitas yang tersedia di Mina tidak jauh beda dengan fasilitas di Arafah. Di Mina, satu kemah ukurannya sekitar 10x10 meter untuk 14 JCH. Dari Arafah ke Mina yang jaraknya 14 km, jamaah naik bus yang sudah disediakan untuk pelaksanaan lempar jumrah pada 10 Zulhijah. Sebelum ke Mina, pada malam hari, jamaah lebih dulu ke Musdalifah untuk mengambil batu lempar jumrah.

Jumlah batu yang di diambil jangan kurang dari 70 butir, karena untuk pertama lempar jumrah Aqabah butuh 7 butir batu dan lempar berikutnya tiap satu kali lempar butuh 21 butir batu, tiga kali lempar jumrah totalnya 63 butir, sehingga totalnya menjadi 70 butir. (*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved