Jamaah Haji Aceh Tuntaskan Lempar Jumrah

Sebanyak 287 jamaah haji Kloter II Aceh asal Banda Aceh, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues,

Jamaah Haji Aceh Tuntaskan Lempar Jumrah
Jemaah haji melempar jumrah pada hari Idul Adha 1437 H di Mina, dekat kota Mekkah, Arab Saudi, Senin (12/9). AFP / AHMAD GHARABLI 

ARAFAH - Sebanyak 287 jamaah haji Kloter II Aceh asal Banda Aceh, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara, menyelesaikan pelemparan jumrah Aqabah, Senin ((12/9) pagi pukul 05.00 WAS.

Jamaah haji Kloter II Aceh dengan pimpinan Kloter, Salman melakukan pelemparan jumrah Aqabah dibantu Ketua Pembimbing Ibadah Haji, Zulfan dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Abdul Mutalib dipandu Pengurus Maktab 71 dari Arab Saudi di Mina.

Prosesi lempar jumrah Aqabah dilakukan setelah jamaah haji melewati tahapan wukuf pada 9 Zulhijah di Arafah pukul 12.30 WAS. Prosesi wukuf diawali ceramah Arafah oleh Ketua Pembimbing Ibadah Haji Kloter II, Zulfan.

Wartawan Serambi, H Herianto melaporkan, setelah shalat Isya, dilanjutkan bermalam di Muzdalifah untuk mengambil batu. Pada pukul 01.00 dini hari, jamaah bergerak ke Mina dan satu jam kemudian tiba di Maktab 71 Mina yang berjarak sekitar 3 km dari lokasi lempar jumrah Aqabah.

Jarak Musdalifah-Mina hanya sekitar 7 km, tapi karena banyak jamaah haji dari berbagai negara bergerak ke Mina secara serentak, jalan ke sana mejadi macet.

Pada pukul 03.00 pagi, jamaah melintasi dua terowongan Mina menuju lokasi lempar jumrah Aqaba dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Pelemparan jumra Aqabah dilakukan dengan tujuh butir batu.

Menurut laporan, dari 287 jamaah haji Aceh Kloter II ada beberapa orang tertinggal rombongan karena tidak bisa jalan cepat, faktor usia dan sakit kaki. Tapi mereka tetap bisa menyelesaikan lempar jumrah Aqabah dengan baik dan kembali ke maktab. Namun demikian, ada beberapa jamaah yang tak sanggup jalan cepat sehingga harus diwakili oleh jamaah lain untuk lempar jumrah Aqabah pada hari pertama tasyrik.

Usai lempar jumrah, siang harinya sejumlah jamaah usia lanjut dan yang memiliki riwayat sakit bawaan, seperti jantung, sesak napas, mag, flu, batuk, berobat ke posko kesehatan Kloter II.

Dokter kloter II, dr Rahmat mengatakan, sudah biasa setiap usai acara tahapan pelaksanaan rukun umrah dan rukun haji, jamaah yang berobat ke posko cukup banyak, apalagi setelah lempar jumrah. Jenis penyakit sama seperti saat di Madinah dan Mekkah, seperti batuk, flu, sakit kaki, nyeri, kembung, pusing, mag, darah rendah, dan darah tinggi.

Pada Selasa (13/9) pagi kemarin, jamaah Aceh menyelesaikannya pelemparan jumrah kedua di Mina dengan waktu lebih singkat yaitu 1,5 jam. Cepatnya jamaah Aceh menyelesaikan lemparan jumrah karena semua jamaah Aceh Kloter II yang berjumlah 387 orang itu sudah istirahat yang cukup setelah menyelesaikan lempar jumrah pertama.

Start lempar jumrah kedua dilaksanakan tepat pukul 02.30 waktu Mina di depan pintu gerbang Maktab 71 Mina. Dalam penjalanan menuju lokasi tiga lemparan jumrah, jamaah haji Aceh sambil jalan dan berlari kecil mengumandangkan doa talbiah dan takbiran Lebaran Idul Adha. Tujuaannya untuk memberikan semangat jihad kepada jamaah haji Aceh yang akan melontar jumrah kedua di Mina.

Selesai melaksanakan melempar jumrah kedua, di tiga lokasi lempar jumrah dengan 21 butir batu, jamaah haji kembali ke Maktab 71 untuk shalat Subuh berjamaah.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved