Telkomsel Perluas Jaringan di Natuna dan Anambas

Telkomsel memperluas jaringannya di Kepulauan Natuna dan Anambas, Kepulauan Riau

Telkomsel Perluas Jaringan di Natuna dan Anambas
Ilustrasi 

BANDA ACEH - Telkomsel memperluas jaringannya di Kepulauan Natuna dan Anambas, Kepulauan Riau hingga ke pelosok. Bahkan, menjangkau titik-titik terluar yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga, yaitu Vietnam, Kamboja, Singapura dan Malaysia.

“Kehadiran layanan Telkomsel di Natuna dan Anambas yang merupakan kepulauan terluar wilayah perbatasan negara, tentunya semakin memperkokoh terpeliharanya NKRI sebagai negara kepulauan,” kata Executive Vice President Telkomsel Area Sumatera, Bambang Supriogo dalam siaran pers yang diterima Serambi, Rabu (21/9).

Ia menyebutkan perluasan jangkauan jaringan yang dilakukan Telkomsel antara lain, membangun 15 base transceiver station (BTS) baru. Yaitu 10 BTS dibangun di Kabupaten Natuna yang menjangkau berbagai wilayah seperti Pulau Serasan, Pulau Midai, dan wilayah outer Ranai, termasuk markas baru TNI yang berlokasi di Kompleks Kesatrian Kompi Komposit Marinir TNI AL, Bunguran Selatan. Sementara, lima BTS lainnya dibangun di Kabupaten Kepulauan Anambas yang melayani Terempa.

Bambang menambahkan hadirnya layanan Telkomsel di Natuna dan Anambas, tentunya dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat setempat. Khususnya dalam mencari dan bertukar informasi dengan lebih cepat. Apalagi Natuna yang dikenal sebagai penghasil minyak dan gas memiliki letak yang strategis secara geopolitik, dan berada pada jalur pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea, dan Taiwan.

Dengan adanya kualitas layanan komunikasi yang setara dengan kota besar di Indonesia, pihaknya mengharapkan perluasan jaringan layanan Telkomsel di Natuna dan Anambas dapat mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian, sekaligus menjadi daya tarik investasi, peluang usaha bahkan lapangan kerja baru.

Seperti diketahui, sebagian orang Aceh juga memiliki kepentingan dengan kedua daerah kepulauan itu, seperti saat ini juga ada anak-anak Aceh yang lulus seleksi untuk mengajar di sana dalam program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T). (rel/una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved