Warga Desak Galian C Ilegal Dihentikan

Puluhan warga yang tergabung dalam komunitas pemerhati lingkungan dari Kecamatan Julok dan Indra Makmu, Aceh Timur

Warga Desak Galian C Ilegal Dihentikan

* Di Julok dan Indra Makmu

IDI - Puluhan warga yang tergabung dalam komunitas pemerhati lingkungan dari Kecamatan Julok dan Indra Makmu, Aceh Timur, Kamis (22/9), menggelar aksi protes terhadap maraknya aktivitas galian C ilegal di dua kecamatan tersebut.

Aksi dengan koordinatori Safaruddin SH itu dilakukan dengan cara membagikan pernyataan sikap menentang penambangan bahan galian C ilegal di daerah tersebut kepada pengendara di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya kawasan Simpang Empat Kuta Binjai, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Safaruddin menyebutkan, sebelumnya pernyataan sikap itu juga sudah disampaikan ke Muspika Julok dan Indra Makmu, Forkopimda Aceh Timur, serta Forkopimda Aceh.

“Maraknya galian C di Julok dan Indra Makmu semakin meresahkan karena mengancam keseimbangan alam yang dikhawatirkan akan timbul berbagai bencana seperti banjir bandang dan tanah longsor. Kami tak mau menjadi korban dari ketamakan orang-orang yang mencari keuntungan dengan merusak lingkungan,” ungkapnya.

Ditambahkan, maraknya aktivtas galian C ilegal di kawasan itu karena pelakunya menjual material ke perusahaan migas yang akan segera beroperasi di Indra Makmu. “Dengan bencana alam di Garut, Jawa Barat, masyarakat mulai sadar akan dampak negatif dari aktivitas galian C ilegal. Galian C itu bisa saja dibuka, tapi harus legal. Sebab, kalau sudah legal pasti ada tata krama lingkungan, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif seperti banjir bandang dan tanah longsor,” pungkas Safaruddin.(c49)

Baca Juga
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved