Pilkada 2017

Semua Cagub/Cawagub Lulus Tes Kesehatan dan Baca Quran

Semua (enam) pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Aceh, dinyatakan lulus tes

Semua Cagub/Cawagub Lulus Tes Kesehatan dan Baca Quran

* Besok Batas Akhir Penyerahan KTP

BANDA ACEH - Semua (enam) pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Aceh, dinyatakan lulus tes kesehatan dan uji mampu baca Alquran. Pemeriksaan (tes) kesehatan dilaksanakan di RSUZA pada, Sabtu dan Minggu (24-25/9). Sementara uji mampu baca Alquran berlangsung di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (28/9).

“Untuk kelulusan tes kesehatan, surat keterangannya ditandatangani Direktur RSUZA, dr Fachrul Jamal SP.An KLC. Sedangkan untuk tes baca Alquran ditandatangani oleh Ketua Tim Penilai Drs H Jailani Mahmud,” kata Ketua Komisi Independen (KIP) Aceh, Ridwan Hadi, dalam konferensi pers di Kantor KIP Aceh, Kamis (29/9).

Dalam konferensi pers tersebut, Ridwan Hadi, didampingi anggota komisioner KIP, Fauziah, Robby Saputra, Muhammad, Basri M Sabi dan lainnya, membuka satu per satu amplop yang berisi surat keterangan hasil tes kesehatan dan uji mampu baca Alquran.

Adapun enam pasangan cagub/cawagub yang akan bertarung dalam Pilkada Aceh 2017 adalah, dr Zaini Abdullah-Ir H Nasaruddin MM, Muzakir Manaf-Ir H TA Khalid MM, drh Irwandi Yusuf MSc-Ir Nova Iriansyah, Zakarya Saman-Ir H T Alaidinsyah M.Eng, Ir H Tarmizi A Karim MSc-Ir H T Machsalmina Ali MM, serta Ir Abdullah Puteh MSi-Sayed Mustafa UsabAl Idroes SE MSi.

Setiap kali membuka amplop surat keterangan hasil tes kesehatan dan mampu baca Alquran, Ketua KIP Aceh memperlihatkan isinya kepada wartawan media cetak dan elektronik yang hadir pada acara itu. Dari 12 lembar surat keterangan yang diperlihatkan oleh Ketua KIP, semua kandidat gubernur dan wakil gubernur Aceh periode 2017-2022, dinyatakan lulus oleh tim medis dan tim penguji baca Alquran.

Ridwan mengatakan, KIP Aceh harus menyampaikannya hasil tes kesehatan dan mampu baca Alquran kepada wartawan, supaya informasi ini bisa disebarluaskan kepada publik. Bahwa enam pasang calon gubernur dan wakil gubernur Aceh, yang akan dipilih pada, pada tanggal 15 Februari 2017, tingkat kesehatannya telah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur.

Begitu juga dengan tes mampu baca Alquran, lanjut Ridwan Hadi, para kandidat telah menyelesaikannya sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. “Perlu diingat, uji mampu baca Alquran ini, penilaiannya bukan seperti MTQ.

Yang dituntut dalam uji mampu baca Alquran ini adalah tepat mengucapkan huruf-huruf Alquran yang dibaca, dan apa yang diucapkan itu bisa didengar dengan jelas oleh tim penilainya, serta tidak salah baca atau mengucapkan. Sedangkan mengenai irama bacaan menjadi penilain tambahan tim,” kata Ridwan.

Ia menyebutkan, uji mampu baca Alquran ini dinilai oleh tim yang berjumlah enam orang, yaitu Drs H Jailani Mahmud, Drs H Ridwan Johan, Dr Ir H Agusabti Abbas MSi, H Hamli Yunus S.Ag, Drs H Mukzi, dan H Zulfikar.

Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi juga menyampaikan pihaknya juga telah menerima hasil tes kesehatan para calon bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota, dari Direktur RSUZA Fachrul Jamal. Hasil tes untuk kabupaten/kota ini, kata Ridwan, hari ini akan disampaikan ke KIP kabupaten/kota masing-masing, untuk diumumkan kepada publik dan disampaikan kepada para pasangan calon yang jumlahnya mencapai 88 pasang.

“Jadi, pasangan mana saja yang lulus tes kesehatan atau tidak, baru diketahui setelah pihak KIP kabupaten/kotanya mengumumkannya,” kata Ridwan Hadi.

Ia menambahkan, setelah tahapan tes kesehatan dan uji mampu baca Alquran, maka tahapan berikutnya adalah, perbaikan syarat calon. Khusus bagi pasangan yang maju dari jalur perseorangan, maka mereka harus memenuhi kekurangan dukungan KTP yang pernah disampaikan kepada KIP pada tahap pertama.

Untuk bakal cagub dan cawagub Aceh, ungkap Ridwan Hadi, dari enam pasang yang mendaftar, tiga di antaranya maju melalui jalur perseorangan/independen. Berdasarkan hasil verifikasi tahap pertama, dukungan KTP dari ketiga pasangan cagub/cawagub dari jalur perseorangan ini masih kurang.

Ridwan menyebutkan, untuk pasangan dr Zaini Abdullah dengan Ir Nasaruddin, jumlah bukti dukungan yang harus diserahkan pada tahap kedua ini adalah 28.902 lembar. Sementara pasangan Zakarya Saman-H T Alaidinsyah, jumlah yang harus diserahkan sebanyak 159.786 lembar, dan pasangan Ir Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab Al Idroes, sebanyak 158.834 lembar. “Dukungan KTP calon perseorangan harus diantar ke KIP Aceh, paling lambat tanggal 1 Oktober 2016,” ujar Ridwan Hadi.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved