Pilkada 2017

Abdullah Puteh Tambah 174.220 KTP

Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan/independen, Abdullah Puteh

Abdullah Puteh Tambah 174.220 KTP

* KIP Ingatkan Paslon Lengkapi Syarat Administrasi

BANDA ACEH - Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan/independen, Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab Al Idroes, Sabtu (1/10) lalu, telah menyerahkan 174.220 lembar bukti dukungan tambahan kepada KIP Aceh. Penyerahan bukti dukungan pasangan ini diterima oleh anggota Komisioner KIP Aceh, Junaidi dan Sekretaris KIP Aceh, Darmansyah.

Data Serambi, pada tahap pertama bulan Agustus lalu, pasangan ini menyerahkan 188.459 lembar fotokopi KTP. Namun, setelah diverifikasi faktual, syarat dukungan yang dinyatakan lulus dan memenuhi syarat hanya 73.628 dukungan. Pasangan ini pun dinyatakan kekurangan sebanyak 79.417 bukti dukungan untuk mencapai jumlah dukungan minimal sebanyak 153.045 lembar. Dengan demikian, pada masa perbaikan, pasangan ini diwajibkan menyerahkan sebanyak 158.834 lembar atau dua kali lipat dari jumlah yang kurang.

Sementara dua pasangan balon yang juga maju dari jalur perseorangan, dr Zaini Abdullah dan Ir Nasaruddin serta Zakaria Saman (Apa Karya) dan H T Alaidinsyah, telah menyerahkan tambahan bukti dukungan pada, Jumat (30/9). Pasangan dr Zaini Abdullah dan Ir Nasaruddin menyerahkan sebanyak 55.089 lembar, dari kewajibannya harus menambah sebanyak 28.902 lembar.

Sedangkan pasangan Apa Karya dan H T Alaidinsyah menambah dukungan KTP sebanyak 171.227 lembar dari kewajibannya menambah sebanyak 159.786 lembar.

Anggota Komisioner KIP Aceh, Junaidi mengatakan, mulai Senin (3/10) hari ini, KIP Aceh akan memeriksa bukti dukungan tambahan yang diserahkan ke KIP. Metode dan sistem kerja pemeriksaannya sama seperti pemeriksaan dukungan KTP yang pertama, jika ada yang dobel atau ganda, dikenakan pengganti sebanyak 2 lembar dukungan KTP yang baru.

“Kita harapkan dukungan KTP tambahan yang diantar pasangan gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan itu, tidak banyak lagi yang ganda. Sehingga memenuhi syarat menjadi calon gubernur dan wakil gubernur Aceh, dari jalur perseorangan/independen,” kata Junaidi.

Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi yang didamping Komisioner Robby Saputra dan Basri M Sabi mengatakan, jika dalam pemeriksaan nanti dukungan ditemukan banyak ganda sehingga jumlah yang diserahkan masih kurang dari yang dipersyaratkan, maka pasangan calonnya bisa gugur.

Selain itu, pihak KIP juga berharap kepada tim pemenangan dari ketiga pasangan calon ini untuk menyiagakan petugasnya di kantor KIP pada saat dilakukan pemeriksaan. Tujuannya, ketika ada data yang kurang jelas atau eror, mereka bisa menjelaskannya kepada tim pemeriksa.

Ridwan Hadi dan Robby Saputra mengatakan, hal ini penting diperhatikan, supaya ketika penetapan calon gubernur dan wakil gubernur pada tanggal 24 Oktober 2016 oleh KIP Aceh, tim sukses para kandidat tidak lagi melancarkan protes terhadap pemeriksaan proses dukungan.

Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi juga mengingatkan kepada tim sukses calon gubernur dan wakil gubernur, dari jalur partai politik maupun perseorangan/independen, untuk melengkapi seluruh administrasi yang dibutuhkan. “Seluruh persyaratan administrasi tolong dilengkapi, sebelum tanggal, 4 Oktober 2016, besok,” ujarnya.

Ia menyebutkan contoh, bagi calon gubernur dan wakil gubernur yang belum membuat surat pernyataan siap menjalankan syariat Islam dan butir-butir MoU Helsinki, agar segera membuatnya dan menyerahkan ke KIP Aceh.

Begitu juga persyaratan administrasi lainnya. Misalnya belum melegalisir ijazahnya kepada pihak yang berkompeten/berwenang, serta surat-surat penting lainnya yang sampai kini belum diserahkan ke KIP Aceh, sebagai kelengkapan persyaratan adminitrasi.

“Ini sudah kami ingatkan dalam sidang pleno, Jumat (30/9) lalu, tapi masih ada yang belum memenuhi. Karenanya, jika nanti bakal calon yang tidak lulus persyaratan kelengkapan administrasi, maka jangan salahkan KIP Aceh, karena kita sudah mengingatkannya dalam sidang pleno terbuka yang disaksikan para wartawan dan para saksi lainnya,” ujar Robby Saputra.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved