Selasa, 14 April 2026

Ingin Kekar Seperti Arnold, Pria Ini Suntik Minyak ke Tubuhnya

Berkat suntik otot palsu inipula tubuhnya 'berotot'. Selain itu, berat tubuhnya juga meningkat hingga 25 kilogram.

Editor: Faisal Zamzami
Barcroftmedia/Metro.co.uk
Valdir Segato 

SERAMBINEWS.COM, SAO PAULO - Memiliki badan besar dan berotot kini menjadi impian banyak lelaki, salah satunya adalah Valdir Segato.

Ya, pria asal Brasil yang kini sudah berusia 48 tahun ini ingin tubuhnya seperti Arnold Schwarzenegger atau the Hulk sejak kecil.

Walau demikian, cara yang ia tempuh untuk bisa 'berotot' sangat tidak biasa. Dia tidak melakukan fitnes atau latihan menumbuhkan otot tubuh, tapi dia memilih cara cepat yaitu injeksi silikon pada otot.

Dilansir dari situs berita Metro, Jumat (7/10/2016), Valdir memutuskan menyuntik otot palsu ini sejak lima tahun lalu.

Berkat suntik otot palsu inipula tubuhnya 'berotot'. Selain itu, berat tubuhnya juga meningkat hingga 25 kilogram.

Dia tidak peduli kalau keputusan ini bisa berbahaya bagi tubuhnya. Toh, kata dia, banyak binaragawan yang melakukan hal serupa dengannya untuk memperindah otot-otot di tubuh mereka.

"Saya rasa ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Kamu lihat badan kamu, melihat ia naik, dan kamu menginginkannya terus menerus," kata Valdir seperti ditulis di situs berita itu.

Valdir Segato (Barcroftmedia/Metro.co.uk)

Gara-gara 'kegilaan' inipula pekerja dari Sao Paulo, Brazil ini kini dikenali sebagai 'He-Man', atau raksaksa oleh masyarakat tempat tinggalnya.

Hidupnya kini juga berubah, bahkan ia terpaksa keluar dari pekerjaannya terdahulu, yaitu juru tagih setelah terkenal. Ia kini beralih menjadi seorang artis berkat otot-otot palsunya itu.

Lalu darimana Valdir mengenal teknik ekstrim membesarkan otot ini? Pengakuan Valdir teknik ini dikenalnya dari teman sesama berlatih di gym.

Dia mengatakan temannya tadi memperlihatkan cara memperbesar otot dengan cara yang mudah, yaitu dengan melakukan suntik minyak.

Dengan suntik itu, otot-otot ditubuhnya langsung tumbuh besar dengan cepat, bahkan dalam hitungan detik.

"Minyak itu biasanya untuk estetik, ia membentuk badan dan membuatkan otot bengkak. Tapi, ia tidak menjadikan seseorang lebih kuat," tambahnya.

Tak hanya tidak menjadikan seseorang lebih kuat, Valdir juga mengakui jika teknik ekstrimnya ini sangat berbahaya.

Dokter sudah menyarakan dia untuk mengakhiri teknik memperbesar otot dengan cara ekstrim tersebut, tapi Valdir belum mau.

"Keputusan saya karena saya mau dan suka," kata Valdir yang menyadari minyak itu bisa membunuhnya suatu saat nanti. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved