Citizen Reporter

Kado Terindah Itu Bernama ‘Sunflower’

TIONGKOK sebagai salah satu wilayah terluas di dunia, selain dibanjiri manusia, juga disesaki gedung-gedung

Kado Terindah Itu Bernama ‘Sunflower’

OLEH AL-ZUHRI, mantan asisten peneliti di Lembaga Penelitian Survey Meter Indonesia pada program Social Preference (SP), melaporkan dari Tiongkok

TIONGKOK sebagai salah satu wilayah terluas di dunia, selain dibanjiri manusia, juga disesaki gedung-gedung tinggi. Aspek historinya juga menarik, turut pula dihiasi taman-taman indah. Pemerintahnya melalui para pekerja sangat serius memelihara keindahan kota melalui dekorasi taman-taman. Alhasil, hal yang sangat mudah untuk kita temukan di Tiongkok adalah taman yang orang Tiongkok sebut gongyuan.

Taman di sini ditata elok dengan berbagai wujud yang memesona. Hampir setiap lingkungannya dilengkapi taman indah dalam ukuran variatif. Entah itu di pekarangan sekolah, kampus, hotel, apartemen, mal-mal, tempat wisata, jalanan, dan lainnya.

Taman di sini memikat siapa saja dengan pesona keindahannya dan spesies bunga yang langka untuk kita temukan di Indonesia. Pepohonan yang berusaha menggapai langit, air mengalir mendayu, danau yang tenang, musik mengalun, burung yang saling bersahutan, tempat bersantai, tempat olahraga, wahana bermain, dan bunga-bunga dengan berbagai jenis pun tampak melengkapi keindahan taman.

Apalagi jika musim berganti semi, bunga-bunga bermekaran di sana-sini. Taman-taman menjadi tempat yang asyik dan tak terlewatkan untuk didatangi saat seperti ini. Banyak orang menghabiskan waktunya hanya untuk sekadar duduk santai, tidur manja, berolahraga, bermain kartu, main layangan, belajar, diskusi, hunting, dan lainnya sambil mengantarkan pergantian waktu ke malam.

Ada banyak taman indah di negeri berpengawal tembok ini. Di Wuhan saja ada beberapa taman yang sering dikunjungi orang, di antaranya Botanical Garden, Donghu Fengjing Qu, Donghu Yinghua Gongyuan, Hankou Jiangtan Gongyuan, Jiefang Gongyuan, Luoyan Fengjing Qu, Moshan, Nanhu, Senlin Gongyuan, Qiyimen, dan lainnya.

Hampir setiap kota di sini memiliki taman yang apik. Tatanannya yang rapi menjadikan kota terlihat anggun dan teduh. Suasana pun ikut segar dan hijau. Ini tentu saja kehidupan yang sangat didambakan siapa saja. Bahkan, saat ini di Kota Wuhan kita dipikat oleh sunflower (bunga matahari) yang dipoles bak taman-taman di Eropa. Ini bertepatan pula dengan hari baik Tiongkok, yaitu hari kemerdekaan mereka untuk bebas dari negara pengusik. Sunflower seolah-olah menjadi kado terindah untuk dinikmati bersama di hari kemenangan ini.

Alih-alih ingin membawa adik-adik angkatan mengenal Wuhan, akhirnya saya pun ikut-ikutan terpikat oleh keindahan sunflower yang berada di Taman Yujinxiang Zhuti, Wuhan. Sungguh jauh jaraknya dari kampus saya. Setidaknya saya akan menghabiskan tiga jam waktu di jalanan. Pagi adalah saat yang baik untuk menikmati panoramanya sebelum sunflower tertunduk layu. Lavender pun turut menambah pesona taman.

Semua orang dihari libur ini saling berbagi cerita tentang perjalanan liburan mereka, saling komentar, dan saling sharing tempat wisata Wechat, QQ, Weibo, serta Instagram. Ada yang melihat pertunjukan ubur-ubur, mengunjungi gedung bersejarah, hiking, hunting, BBQ, berkemah, dan sebagainya. Banyak pilihan menarik di National Day seperti ini, ditambah diskon tiket masuk di mana-mana.

Momen kemerdekaan yang dimulai sejak 1 Oktober membuat semua orang ke luar dari kesibukan mereka, membawa keluarga dan pasangan untuk benar-benar menikmati masa libur yang diberikan selama seminggu. Tak ada kata terucap dari mulut saat melihat orang Tiongkok di hari libur selain “renshan, renhai”. Ini adalah kata istilah yang orang Tiongkok gunakan untuk menggambarkan betapa banyak kerumunan manusia, melonjak tinggi bagaikan gunung dan ramai tak berujung bagaikan lautan. Setidaknya, begitulah apa yang dapat dijelaskan oleh mata. Saking ramainya kendaraan pun ikut macet, tiket kereta ludes, dan tempat-tempat wisata padat tanpa space.

Pemerintah Tiongkok betul-betul memperhatikan kecantikan kotanya. Hingga hampir di setiap tempat dapat kita lihat taman yang cantik dan terurus. Tidak saja bunga, pohon-pohon indah nan teduh juga dapat kita temukan di sini. Tatanannya diatur sedemikian rupa memanjakan mata melihat keelokannya. Bunga-bunga tersebut mereka ukir hingga menjadi berbagai bentuk ukiran juga tulisan. Sungguh, sangat kreatif.

Walaupun sebenarnya mayoritas masyarakatnya kurang sadar akan kebersihan, tapi pemerintahnya benar-benar serius untuk menjadikan kota lebih baik. Bahkan pemerintahnya mempekerjakan orang secara khusus untuk mengurusi berbagai hal dalam penataan kota. Sehingga, banyak dari tamannya selalu dijadikan lokasi yang diminati orang-orang yang berniat melakukan foto pre-wed. Selain luas, taman-taman di sini juga hijau serta memiliki susunan yang apik di berbagai sisinya dengan desain mengagumkan membuat takjub penglihatan.

Mari kita jaga bumi, salah satunya dengan cara menanam dan merawat tanaman seperti yang orang-orang di Tiongkok lakukan. Apalagi, dalam agama kita menjaga bumi adalah kewajiban. Ingat, hal baik tidaklah berarti selalu datang dari orang baik. Jika memang bisa diteladani, why not? So, mari fastabiqul khairat!

* Jika Anda punya informasi menarik, kirimkan naskahnya, termasuk foto dan identitas Anda ke email redaksi@serambinews.com

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved