Satu dari Dua Korban Sungai Alue Naga Ditemukan Meninggal
Posisi korban sudah mengapung. Secepatnya temuan itu dilaporkan ke tim pencari dan tak lama kemudian Kapolsek Syiah Kuala
Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Fatimah
Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satu dari dua korban yang diduga terseret arus saat mencari ikan di aliran Sungai Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh ditemukan meninggal, sekitar pukul 01.45 WIB, Senin (17/10/2016).
(Baca juga : Korban yang Diduga Hilang di Sungai Alue Naga Pensiunan dan Pegawai Kontrak Unsyiah)
Seorang relawan RAPI yang ikut dalam tim pencarian, Khajar Ebta Pratama (JZ01EKM) melaporkan, korban yang ditemukan itu bernama Zulkifli (65), pensiunan pegawai Unsyiah, Banda Aceh. Sedangkan putranya, Maulizar masih dicari.
Seperti diketahui, pada Minggu menjelang sore, 16 Oktober 2016, Zulkifli bersama putranya mencari ikan di aliran Sungai Alue Naga. Namun hingga malam harinya, warga Lamreung, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar tersebut tak kembali. Pihak keluarga melaporkan ke polisi dan meminta bantu tim SAR untuk pencarian.
(Baca juga : Pergi Menjaring di Krueng Tibang, Ayah dan Anak tak Pulang-pulang )
Menurut informasi, korban terlihat pertama sekali oleh warga yang sedang berkebun di bantaran Krueng Aceh kawasan Limpok, berjarak sekitar 1,5 kilometer dari posisi korban terlihat terakhir sekali oleh warga.
Posisi korban sudah mengapung. Secepatnya temuan itu dilaporkan ke tim pencari dan tak lama kemudian Kapolsek Syiah Kuala bersama anggotanya tiba di TKP.
Atas permintaan keluarga korban, jenazah Zulkifli langsung dibawa pulang dengan ambulance Puskesmas Krueng Barona Jaya ke rumah duka di Lamreung.
"Proses pencarian satu orang lagi akan dilanjutkan oleh tim SAR," lapor Khajar Ebta Pratama dari lokasi kejadian.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jenazah-korban_20161017_144213.jpg)