Butuh Rp 150 M Lagi untuk Fungsikan Waduk Rajui

KEPALA Bappeda Pidie, Muhammad Adam ST MM yang ditanyai kemarin, mengakui bahwa Waduk Rajui yang terletak di Kecamatan Padang Tiji, Pidie, belum berfu

Butuh Rp 150 M Lagi untuk Fungsikan Waduk Rajui
KEPALA Dinas Pengairan Aceh, Ir Syamsurizal menjelaskan kondisi waduk saat berada di Waduk Rajui, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Sabtu (11/7). 

KEPALA Bappeda Pidie, Muhammad Adam ST MM yang ditanyai kemarin, mengakui bahwa Waduk Rajui yang terletak di Kecamatan Padang Tiji, Pidie, belum berfungsi. Menurutnya, untuk memungsikan waduk tersebut butuh dana sekitar Rp 150 miliar lagi untuk membuat saluran distribusi air ke areal persawahan.

“Saat ini waduk itu belum bisa menyuplai air ke sawah petani, karena belum adanya jaringan atau saluran untuk mengairi areal sawah,” kataya.

Waduk Rajui ini merupakan proyek multiyears yang dikerjakan sejak tahun 2011 menguras dana Rp 73 miliar dari sumber APBN, dan telah rampung sejak tahun 2013. Namun hingga tiga tahun sejak selesai dibangun, petani belum juga merasakan manfaatnya.

“Kami sudah mengusulkan kebutuhan dana untuk membangun saluran air. Karena ditergetkan, tahun 2018 nanti waduk Rajui sudah dapat digunakan untuk mengaliri air,” ujar Muhammad Adam.

Waduk ini berkapasitas 2,6 juta kubik, dan seharusnya bisa mengaliri areal sawah di Padang Tiji dan sekitarnya, yang selama ini sering kekurangan air terutama pada musim gadu.

Menurut Kepala Bappeda Pidie, saluran yang hendak dibangun dalam bentuk pipa sepanjang 16 Km, agar air dari waduk ini bisa mengairi 1.200 hektare sawah di Kecamatan Batee, Padang Tiji, Delima, Grong-grong dan sebagian Laweung.(aya)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved