Camat Minta Rehab Irigasi Krueng Baru

Camat Manggeng Jasman SPd meminta Dinas Pengairan Provinsi Aceh merehabilitasi tanggul bendungan dan saluran Irigasi Teknis Krueng Baru

Camat Minta Rehab Irigasi Krueng Baru
Wagub Aceh, Muzakir Manaf, didampingi Wabup Abdya, Erwanto, Selasa (15/9/2015) sore, meninjau peristiwa jebol beton dinding pengaman saluran induk Irigasi Lembah, Kecamatan Lembah Sabil di lokasi perbatasan dengan Aceh Selatan dalam peristiwa meluap air Krueng Baru 

* Ratusan Ha Sawah Dilanda Kekeringan

BLANGPIDIE - Camat Manggeng Jasman SPd meminta Dinas Pengairan Provinsi Aceh merehabilitasi tanggul bendungan dan saluran Irigasi Teknis Krueng Baru di Lembah Sabil. Perbaikan sarana pengairan tersebut dinilai sangat mendesak karena telah menyebabkan kekeringan ratusan hektare sawah yang telah dibajak sehingga Musim Tanam (MT) Gadu 2016 tidak berjalan sesuai jadwal.

Menurut Jasman surat permohonan kepada Dinas Pengairan Provinsi Aceh sudah diserahkan melalui Bidang Program pada Jumat (14/10) lalu. Dalam surat tersebut dijelaskan tentang kondisi kerusakan tanggul bendungan Irigasi Teknis Krueng Baru sayap kanan.

Tanggul bendungan irigasi yang memasok kebutuhan air sawah sebagian besar wilayah Kecamatan Manggeng dan Kecamatan Lembah Sabil, sebelumnya dibangun dari susunan bongkahan batu. Tetapi kondisinya saat ini sudah terurai sehingga debit air tidak maksimal masuk ke dalam mulut irigasi. Pihaknya juga meminta Dinas Pengairan merehabilitasi saluran Irigasi Teknis Krueng Baru di sejumlah titik.

Menurut Jasman pihaknya juga melaporkan tentang peristiwa berkurang drastis debit air Krueng Manggeng di Desa Lhok Puntoy sehingga hanya bisa menyuplai kebutuhan air sawah untuk sebagian kecil areal sawah yang telah dibajak atau diolah di Kecamatan Manggeng. “Setelah menyerahkan surat permohonan tersebut, kepada saya dijelaskan petugas dari Dinas Pengairan Aceh segera turun untuk survei lokasi,” kata Jasman.

Kepala Dinas PU Abdya, Rahwadi AR ST mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melakukan penanganan Irigasi Krueng Baru, tetapi tidak mampu mengatasi persoalan. “Kita memang sangat mengharapkan Dinas Pengairan Provinsi Aceh melakukan penanggulangan secara permanen,” katanya.

Kenduri Ule Lhueng
Meskipun sebagian besar areal sawah di Kecamatan Manggeng hingga saat ini belum melaksanakan tanam padi yang seharusnya sesuai jadwal dilaksanakan sejak Agustus lalu, sebagian kecil petani yang sudah masuk masa tanam melaksanakan Kenduri Ule Lhueng di bendungan Irigasi Krueng Manggeng di Desa Lhok Puntoy kemarin.

Kenduri Ule Lhueng merupakan sebuah tradisi bagi petani yang sudah melaksanakan tanam padi MT Gadu 2016 mulai dari Desa Seuneulop, Ladang Panah, Lhok Puntaoy serta sebagian petani dari Desa Paya dan Desa Ujong Tanoh. Sedangkan sebagian besar lainnya belum melaksanakan tanam.

Seperti biasa, Kenduri Ule Lhueng tersebut dilaksanakan petani dengan melibatkan para keujruen, ketua kelompok tani serta pihak Muspika Manggeng.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved