Petani Aceh Selatan dan Bireuen Juara P3A-GP3A

Kelompok tani Ulee Jeurat asal Bireuen dan kelompok tani Tanah Munggu asal Aceh Selatan juara lomba Perkumpulan Petani Pengguna Air

Petani Aceh Selatan dan Bireuen Juara P3A-GP3A
SERAMBI/MUHAMMAD NASIR
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Aceh, Prof Dr Ir Abu Bakar Karim menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba P3A dan PG3A se-Aceh, Senin (17/10) di Aula Dinas tersebut. SERAMBI/MUHAMMAD NASIR 

BANDA ACEH - Kelompok tani Ulee Jeurat asal Bireuen dan kelompok tani Tanah Munggu asal Aceh Selatan juara lomba Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) se-Aceh tahun 2016. Penyerahan hadiah berlangsung, Senin (17/10) di Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Distan) Aceh, Banda Aceh.

Untuk lomba P3A, juara II diraih oleh kelompok tani Putra Baroena asal Aceh Utara dan juara III diraih oleh kelompok tani Udeep Saree dari Pidie Jaya. Sedangkan lomba GP3A juara II diraih oleh kelompok tani Tgk Keujruen Raja Jeumpa asal Bireuen dan juara III kelompok tani Trieng Gadeng asal Pidie Jaya.

Untuk pemenang utama di dua kategori lomba tersebut mendapatkan hadiah berupa uang Rp 10 juta, piala, hand traktor rotary, serta kesempatan kunjungan belajar ke Jawa Barat. Sedangkan juara II mendapatkan hadiah berupa uang Rp 8 juta, piala, dan hand traktor rotary. Sementara juara III mendapatkan uang Rp 6 juta, piala, dan power thresser (mesin perontok).

Kepala Distan Aceh, Prof Dr Ir Abu Bakar Karim MSi dalam acara itu menyampaikan, lomba itu dilaksanakan untuk memberikan penghargaan kepada kelompok P3A dan GP3A di Aceh yang melaksanakan usaha tani dengan baik.

“Para pemenang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok lain untuk meningkat hasil pertanian,” ujar Prof Abu Bakar kemarin.

Dalam sambutannya, Prof Abu Bakar memaparkan jika pertanian sawah sangat tergantung dengan keberadaan irigasi. Menurutnya, saat ini Aceh memiliki 310 ribu hektare sawah, sedangkan yang sudah dilayani oleh irigasi sekitar 180-200 ribu hektare dan sisanya masih berstatus sawah tadah hujan.

Ia melanjutkan, salah satu kendala yang dihadapi oleh pertanian di Aceh banyak irigasi yang tidak berfungsi secara optimal. Sebab banyak irigasi yang sudah memiliki bendungan dan air, namun belum didukung oleh jaringan saluran ke persawahan. (mun)

juara lomba p3a

* Juara I Poktan Ulee Jeurat Bireuen
* Juara II Poktan Putra Barona Aceh Utara
* Juara III Poktan Udep Saree Pidie Jaya

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved