Rasyidi Sumbang Emas untuk Aceh

Prestasi membanggakan ditorehkan atlet disabilitas Aceh, Rasyidi yang meraih medali emas di Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV Jawa Barat

Rasyidi Sumbang Emas untuk Aceh
FOTO/IST
Peraih medali emas asal Aceh, Rasyidi (tengah) foto dengan peraih perak Wagiyo (Jawa Tengah), peraih perunggu Johanes Wili (Jawa Barat), Ketua Kontingen Aceh Syamsul Bahri (kiri) dan Pelatih Aceh Sauman seusai pengalungan medali nomor lompat jauh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jawa Barat, Senin (17/10). FOTO/IST 

* Peparnas XV 2016 Jawa Barat

BANDA ACEH - Prestasi membanggakan ditorehkan atlet disabilitas Aceh, Rasyidi yang meraih medali emas di Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV Jawa Barat. Keberhasilan ini membuat Kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Aceh telah meraih satu emas, dan satu perunggu.

Rasyidi yang tampil di klasifikasi F44 di nomor lompat jauh berhasil meraih medali emas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Jawa Barat, Senin (17/10). Karena lompatan atlet asal Aceh Besar ini mencapai 5,55 meter. Dia berhasil menyisihkan pesaingnya Wagiyo dari Jawa Tengah yang merebut perak, dan Johanes Wili dari Jawa Barat yang mendapatkan perunggu.

Memang tak diragukan lagi sosok Rasyidi di ajang multi-event tingkat nasional untuk atlet disabilitas. Karena sebelumnya atlet asal Seulimeum ini juga sudah menyumbang medali emas, perak dan perunggu di berbagai ajang internasional. Hanya saja, lompatan Rasyidi sedikit menurun dibandingkan saat mengondol emas di nomor lompat jauh pada ASEAN Para Games 2015 Singapura. Saat tampil di Negeri Singa tersebut, Rasyidi memecahkan rekor Asean dengan lompatan 5,83 meter. Sebelumnya rekor ini dipegang atlet Thailand dengan lompatan 5,65 meter.

Rasyidi ditargetkan menyumbang 3 medali emas untuk Aceh. Kini sudah berhasil diraihnya satu emas dan harus berjuang lagi untuk mencapai target tersebut. Rasyidi akan turun lagi di babak penyisihan di nomor lari 100 meter, Selasa (18/10). Kemudian Rasyidi juga masih punya peluang menambah medali di nomor lari 200 meter, dan nomor lari estafet 4x100 meter. Dari nomor Rasyidi meraih medali emas dan perak di Asean Para Games 2015 Singapura.

Ketua Kontingen NPCI Aceh, Syamsul Bahri MPd melaporkan, pihaknya sangat bangga dan terharu atas prestasi yang diraih salah seorang atletnya Rasyidi. Karena mampu meraih medali emas pada hari ketiga Peparnas XV 2016 Jawa Barat. Atas prestasi itu sudah sewajarnya Pemerintah Aceh memberikan bonus bagi Rasyidi dan atlet lain peraih medali di Peparnas. “Apalagi kami berangkat dengan bekal uang saku yang sangat minim,” ujar Syamsul didampingi Pelatih Sauman dan Humas NPCI Aceh, Syahril Ahmad.

Kadispora Aceh, Asnawi menyambut baik atas prestasi yang diraih Rasyidi di Peparnas. Bila Aceh di PON XIX 2016 Jawa Barat dengan medali perunggu, kemudian baru perak dan emas. Kemudian di Peparnas kembali diawali dengan perunggu, tapi tidak perak, karena langsung emas. “Ini berkat dari doa-doa dari masyarakat Aceh dan juga masyarakat olahraga. Sehingga mereka ada semangat dan motivasi untuk berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya kepada Serambi, kemarin.

Sementara itu, selain Rasyidi pada hari ketiga Peparnas, Kontingen Aceh juga menurunkan sejumlah atlet lain di cabang olahraga Renang, Tenis Meja dan cabang bulutangkis. Tapi semua atlet Tanah Rencong dikalahkan lawan-lawannya sehingga sudah tersingkir dari Peparnas XV. Kini harapan satu-satunya ada pada Rasyidi.(adi)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved