Breaking News:

Wabup Pidie Minta Dinas Segera

WAKIL Bupati (Wabup) Pidie, M Iriawan SE yang juga hadir dalam rapat koordinasi turun ke sawah yang berlangsung kemarin, meminta dinas terkait

Editor: hasyim
KEPALA Dinas Pengairan Aceh, Ir Syamsurizal menjelaskan kondisi waduk saat berada di Waduk Rajui, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Sabtu (11/7). 

WAKIL Bupati (Wabup) Pidie, M Iriawan SE yang juga hadir dalam rapat koordinasi turun ke sawah yang berlangsung kemarin, meminta dinas terkait segera membenahi saluran yang rusak, sebelum masuk masuk jadwal musim tanam rendengan, yang hanya tersisa dua bulan lagi.

“Saluran yang rusak harus dibenahi segera. Kepada masyarakat saya juga berharap saling menjaga toleransi dalam hal pembagian air dari irigasi,” pinta M Iriawan SE, saat rapat koordinasi turun ke sawah yang digelar Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Pidie, Senin (17/10).

Untuk mengatur distribusi air, pihak Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Pidie mengatakan, masa tanam untuk petani di wilayah utara akan memulai penanaman pada 15 Desember 2016. Sedangkan untuk yang berada di sebelah selatan, jadwal tanam dimulai 30 Desember 2016. Selang waktu 15 hari ini, dimaksudkan untuk memudahkan pendistribusian air dari bendungan, dan pembagian air diatur sesuai jadwal.

Terkait kurangnya kuota pupuk bersubsidi. Wabup Pidie juga mengingatkan pihak terkait agar memantau penyaluran pupuk untuk petani. “Penyaluran pupuk harus dipantau agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecurangan,” tegasnya.

Menyangkut pascapanen, ia meminta masyarakat tidak menjual padi kepada pengusaha dari Medan, demi menjamin cadangan pangan di daerah. “Sebaiknya pemerintah gampong menyediakan lumbung padi, supaya tersedia cadangan pangan di gampong masing-masing,” harapnya.(aya)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved