Yuk! Mengenang Kepahlawanan Aceh dalam Festival Teater dan Seni Rupa

Selama empat hari berturut-turut (1-4 November 2016), 22 lukisan karya perupa `Tanah Rencong' dipajang di Taman Budaya, Banda Aceh.

Yuk! Mengenang Kepahlawanan Aceh dalam Festival Teater dan Seni Rupa
SERAMBINEWS.COM/NURUL HAYATI
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Aceh menggelar festival teater dan seni rupa selama empat hari berturut-turut (1-4 November 2016), di Taman Budaya, Banda Aceh. 

Laporan Nurul Hayati | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Peringatan Hari Pahlawan telah usai.

Namun semangat dan nyala nasionalisme tidak meredup.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Aceh mengemasnya dalam festival teater dan seni rupa.

Selama empat hari berturut-turut (1-4 November 2016), 22 lukisan karya perupa `Tanah Rencong' dipajang di Taman Budaya, Banda Aceh.

Festival Teater dan Seni Rupa

Sebanyak 20 perupa yang berasal dari tujuh kabupaten/ kota menampilkan karyanya.

Pagelaran seni rupa dibuka pukul 10.00 - 23.00 WIB.

Sedangkan untuk festival teater dimulai pukul 15.00 - 23.00 WIB.

Melibatkan sepuluh kelompok teater di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Langsa.

Festival Teater dan Seni Rupa

"Ini merupakan bentuk apresiasi terhadap seniman dan untuk pertama kalinya digelar. Mereka butuh wadah untuk berkarya. Kalau peminatnya banyak, bukan tidak mungkin menjadi event tetap yang dengan sendirinya berdampak bagi pariwisata Aceh," papar Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi usai membuka acara.

Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya serta Taman Ratu Safiatuddin Suburhan menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan agenda event, namun pelaksanaannya tentatif tergantung kepada kesiapan seniman.

Festival Teater dan Seni Rupa

Ada pun lukisan yang dipajang di Taman Budaya selama pagelaran seni itu berlangsung menggambarkan tentang adat istiadat yang hidup dalam masyarakat.

Seperti lukisan rumah adat yang dibangun secara gotong royong dan lukisan berupa perlengkapan yang digunakan dalam upacara adat.

Lukisan tokoh-tokoh pahlawan dari Aceh seperti Cut Nyak Dhien dan Teuku Umar juga mencuri perhatian pengunjung.

Lukisan abstrak di atas kanvas juga turut mewarnai pagelaran seni rupa.

Udin Pelor, salah seorang legenda seniman lokal terlihat juga di ajang perhelatan tersebut.

Festival Teater dan Seni Rupa

Naik ke lantai 2, festival teater menghentak panggung utama.

Menampilkan lakon yang dimainkan secara apik oleh kaum muda yanng tersbar di tiga kabupaten/ kota di provinsi itu,

Festival teater dan pertunjukan seni rupa tersebut mengajak kita memasuki terowongan waktu.

Mengenang kembali jasa para kesuma bangsa. (*)

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved