Penambangan Batu Gajah tak Miliki Izin

Pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan Aceh Jaya diminta segera bertindak terkait dengan penambangan

Penambangan Batu Gajah tak Miliki Izin

CALANG-Pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan Aceh Jaya diminta segera bertindak terkait dengan penambangan batu gajah yang terjadi di sejumlah titik, tapi tak memiliki izin. Kondisi itu dinilai merugikan daerah dengan menghambatnya pendapat asli daerah (PAD), di samping mengganggunya para pengguna jalan nasional yang penuh dengan debu tanpa ada penyiraman.

“Sejumlah titik penambangan batu gajah di Aceh Jaya tak ada izin. Kita minta kepolisian dan Dinas Perhunungan untuk menidak pelakunya. Sejumlah truk angkutan tak ada standar pengamanan yang kerap mengundang kecelakaan pengguna jalan,” kata Saudi, anggota DPRK Aceh Jaya kepada Serambi, Rabu (2/11).

Disebutkan, tak ada standar keamanan pada truk angkutan itu, seperti tak hidupnya lampu rem, sehingga menyebabkan banyak terjadi kecelakaan, dimana sepeda motor menabrak truk angkutan tersebut yang sering terjadi belakangan ini pada malam hari. Pihak kepolisian diminta segera mengatasi hal tersebut, yang saat ini terus berlangsung, sehingga daerah tak terus dirugikan.

“Kita tidak ada niat menghambat pembangunan, akan tetapi yang harus ditindak lanjuti masalah izin dan keamanan di jalan raya. Harus mendorong pihak pengusaha mengurus izin,” harap Saudi.

Menurutnya, ada sebagian pengusaha batu gajah malas mengurus izin, sehingga bertindak tanpa melihat ketentuan. Di sejumlah titik di kawasan Sampoiniet misalnya, pengambilan batu gajah sudah merambah hutan lindung. Hal itu harus segera mendapat respon dari pihak berwenang, agar kerusakan hutan lindung tak meluas.

Plt Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BP2TPM), Aceh Jaya TR Umar yang dikonfirmasi Serambi kemarin menyebutkan, lokasi penambangan batu gajah di kawasan Krueng Ayon, Kecamatan Sampoiniet dan Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, belum ada izin. Untuk memastikan hal itu pihaknya masih mengkrocek sejumlah lokasi pengambilan batu gajah di kawasan Aceh Jaya, apakah ada izin atau tidak.

“Sepengetahuan saya lokasi pengambilan batu gajah seperti di Krueng Ayon dan Lhok Geulumpang belum ada izin. Namun, demikian kita akan mengecek kembali kebenaran tersebut, sebab saya masih baru menjabat di BP2TPM,” jelas TR Umar.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved