Viral: Soal Al-Maidah Ayat 51, Ade Tantang Netizen Lakukan Mubahalah

Pendek kata, mubahalah dilakukan dengan cara meminta Allah untuk mengazab salah satu pihak yang dianggap berbohong...

Viral: Soal Al-Maidah Ayat 51, Ade Tantang Netizen Lakukan Mubahalah
TRIBUNNEWS.COM/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Ucapan kontroversial Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang mengutip surat Al-Maidah ayat 51, tampaknya makin memanas. Proses hukum sebenarnya sudah berlangsung, namun desakan publik juga terus dilakukan.

Sementara itu, diskusi panas bahkan dengan nada saling menyerang tampaknya kini sudah menjadi pemandangan yang hampir bisa disaksikan setiap hari di linimasa dunia maya. Masing-masing dari mereka berpendapat, mengklaim sebagai yang paling benar.

Di sisi lain, pihak yang berseberangan juga memiliki argumentasi yang juga membenarkan pandangannya. Bahkan, serangan-serangan verbal dengan nada kebencian pun bertebaran di mana-mana.

Yang lebih mengejutkan, seorang pengguna facebook bernama Ade Armando, bahkan berani membuat tantangan mubahalah kepada mereka yang 'Anti-Ahok'. Ini disampaikan oleh Ade melalui akun facebooknya pada Jumat (11/11) sore kemarin.

Mubahalah sendiri merupakan metode pembuktian kebenaran atau bertujuan untuk mematahkan dalil kebatilan bagi mereka yang dianggap tetap keras kepala pada argumen yang jelas-jelas salah. Pendek kata, mubahalah dilakukan dengan cara meminta Allah untuk mengazab salah satu pihak yang dianggap berbohong.

Bagaimana isi tantangan pria yang dalam profil facebooknya tertulis bekerja sebagai Dosen UI ini?

Berikut petikannya:

"SAYA MENANTANG KAUM MUSLIM ANTI-AHOK UNTUK BERMUBAHALAH DENGAN SAYA TENTANG AL MAIDAH 51.
Saya menantang Anda yang beragama Islam dan menentang Ahok untuk bermubahalah dengan saya tentang apakah Al Maidah 51 memuat larangan memilih pemimpin Nasrani.
Bagi Anda yang belajar Islam tentu paham bahwa mubahalah adalah tradisi Islam sejak zaman Nabi, untuk meminta Allah mengazab salah satu pihak yang dianggap berbohong.
Jadi dalam kasus Al Maidah 51 ini, saya bersaksi bahwa Al Maidah 51 TIDAK MEMUAT LARANGAN ALLAH UNTUK MEMILIH PEMIMPIN NASRANI.
Kalau ternyata Al Maidah 51 memang memuat perintah Allah agar umat Islam tidak memilih pemimpn Nasrani, saya bersedia diazab Allah.
Tapi Anda, muslim yang selama ini menyerang Ahok, juga harus berani bersaksi bahwa Al Maidah 51 memang memuat larangan bagi umat islam memilih pemimpin Nasrani, dan kalau ternyata itu tidak benar, Anda bersedia diazab Allah.
Bersedia?
Kalau Anda bersedia, tulis saja 'bersedia' di wall saya, dan mubahalah kita lakukan ya . ."

Sejak diunggah kemarin, postingan ini sudah dibagikan ulang lebih dari 500 kali dengan komentar lebih dari 1500 komentar. Isinya, terbagi pula ke dalam dua kelompok. Ada yang pro dan ada pula yang kontra.

Adapun setelah postingan tersebut, beberapa jam kemudian Ade kembali membuat status pengumuman daftar nama yang bersedia bermubahalah dengannya. Ia menyebutkan sudah ada lebih dari 60 orang yang bersedia, setidaknya sampai pukul 23.00 tadi malam.

"Kalau ternyata dalam Al Maidah 51, Allah melarang umat Islam memilih pemimpin Nasrani, saya akan terkena azab berat selama sepekan ke depan.
Sebaliknya, kalau dalam Al Maidah 51, Allah tidak melarang umat Islam memilih pemimpin Nasrani, mereka yang namanya tertera di atas akan terkena azab selama sepekan ke depan.
Saya doakan agar Allah tidak menimpakan azab terlalu berat pada mereka, namun cukup untuk menyadarkan kekeliruan mereka.
Semoga Allah selalu membukakan jalan yang benar pada kita semua." tulisnya.

Editor: Eddy Fitriadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved