Breaking News:

Proyek Irigasi Lhoksandeng Diharap Selesai Tepat Waktu

Meskipun menghadapi banyak kendala, termasuk hujan deras dalam sebulan terakhir, warga berharap proyek Irigasi Lhoksandeng

Pembangunan Irigasi Lhoksandeng Kecamatan Meurahdua, Pijay menggunakan dana DAK 2016 senilai Rp 6 milyar lebih dijadwalkan rampung akhir tahun ini. Tapi jika hujan terus mengguyur setiap hari bisa jadi menjadi melor.SERAMBI/ABDULLAH GANI 

MEUREUDU- Meskipun menghadapi banyak kendala, termasuk hujan deras dalam sebulan terakhir, warga berharap proyek Irigasi Lhoksandeng di Kecamatan Meurahdua, Pidie Jaya, bisa selesai tepat waktu. Saat ini kemajuan proyek sudah mencapai sekitar 70 persen.”Insya Allah, jika tidak diguyur hujan, sebulan ke depan proyek itu siap,” kata Hasballah, Rekanan Proyek Bendungan.

Sumber dana proyek dari dana alokasi khusus (DAK) TA 2016 senilai Rp 6 miliar. Dengan sisa waktu kurang lebih enam pekan lagi, kini terus dipacu pengerjaannya. Pihaknya optimis selesai sesuai masa kontrak berakhir pada Desember 2016 mendatang. Kendala utama yang dihadapi selama ini sehingga pekerjaannya terkadang terhenti adalah seringnya diguyur hujan yang berakibat meningginya permukaan air sungai. “Kendala utama yang kami hadapi seringnya hujan deras,” kata Hasballah.

Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pijay, Muhammad Nazar menjawab Serambi melalui ponselnya menyebutkan bahwa peningkatan bendungan DI Lhoksandeng untuk pemenuhan kebutuhan air bagi ratusan hektare lahan sawah di Kecamatan Bandardua dan Ulim. Selama ini beberapa bagian bendung mengalami kerusakan sehingga suplai air terganggu. Atas dasar tersebutlah perlu perbaikan atau rehabilitasi sekaligus peningkatan kapasitas bendungan itu sendiri. “Kegiatan tersebut rutin kami pantau agar rampung tepat waktu,” kata Nazar.

Koodinator Balai Pertanian (BPP) Bandardua, Hasballah SP dan Koordinator BPP Ulim, Nasruddin SP secara terpisah mengatakan, jika bendungan DI Lhoksandengan rampung dan berfungsi baik, maka akan terbantu petani di wilayahnya yang selama ini kerap terkendala masalah air.(ag)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved