Ahli Kebencanaan Miyagi University ke Markas RAPI

DR Takashi Oda, ahli kebencanaan dari Miyagi University, Jepang, Senin (21/11) berkunjung ke Kantor

Ahli Kebencanaan Miyagi University ke Markas RAPI
SEKRETARIS RAPI Kota Banda Aceh, Bob Helmi didampingi relawan dan pegiat bencana menyerahkan souvenir untuk ahli kebencanaan dari Miyagi University Jepang, DR Takashi Oda yang secara khusus berkunjung ke Kantor RAPI Kota Banda Aceh, Senin (21/11). 

BANDA ACEH - DR Takashi Oda, ahli kebencanaan dari Miyagi University, Jepang, Senin (21/11) berkunjung ke Kantor Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Banda Aceh di Kompleks Terminal Bus Batoh. Dalam kunjungan tersebut Takashi menyerap berbagai informasi terkait sistem kerja RAPI dalam penanggulangan bencana.

Kunjungan ke Markas RAPI Kota Banda Aceh dilakukan Takashi secara khusus di sela-sela jadwalnya sebagai pemakalah pada Konferensi Ache International Workshop and Expo on Sustainable Tsunami Disaster Recovery (AIWEST-DR) di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, 22-23 November 2016.

Di hadapan unsur pengurus RAPI Kota Banda Aceh termasuk Ketua RAPI Aceh, Nasir Nurdin (JZ01BNN), Takashi mengatakan selama di Aceh, dia berusaha menyerap berbagai pengalaman terkait kesiapsiagaan masyarakat daerah ini menghadapi bencana twrmasuk peran organisasi RAPI yang selama ini diketahuinya cukup eksis melaksanakan peran dan fungsi sebagai bantuan komunikasi darurat.

“Saya sendiri sudah mengenal radio komunikasi sejak berumur 10 tahun yang pada awalnya hanya sebatas hobi. Dalam perkembangan selanjutnya alat komunikasi ini sangat penting saat darurat bencana, termasuk masih sangat efektif di Jepang” ungkap Takashi didampingi Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Kota Banda Aceh, Hasan Di Bangka dan Khairul Syahmega, mahasiswa magister ilmu kebencanaan Unsyiah yang juga alumni Sakura Program CIAS Kyoto University.

Takashi Oda yang berasal dari Fukushima mengaku pernah mengalami dampak gempa dan tsunami Tohuku Jepang tahun 2011. Dalam pertemuan dengan pengurus dan relawan RAPI Kota Banda Aceh, disepakati persamaan persepsi akan peranan dan tanggung jawab terhadap pengurangan risiko bencana.

Secara khusus Takashi menyatakan akan berupaya menjajaki berbagai peluang untuk menindaklanjuti kesepahaman masing-masing pihak tentang pentingnya pelatihan dan kerja sama yang terkait peningkatan kapasitas relawan maupun penguatan teknologi untuk mendukung peran relawan komunikasi saat bencana. “Beliau antusias sekali dan sangat kagum dengan keberadaan RAPI dan berjanji akan ada pertemuan lanjutan untuk membahas berbagai program dan pelatihan yang sempat mengemuka dalam diskusi,” kata Khairul Syahmega mengutip penegasan DR Takashi Oda. (mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved