Banyak PNS Sabang Terlambat Masuk Kerja

Pada hari pertama pemberlakuan lima hari kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non PNS

Banyak PNS Sabang Terlambat Masuk Kerja

* Hari Pertama Lima Hari Kerja

SABANG - Pada hari pertama pemberlakuan lima hari kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non PNS di di lingkungan Pemko Sabang, Senin (21/11), masih banyak pegawai yang terlambat masuk kantor.

Meski Pemko Sabang telah mensosialisasi tentang lima hari kerja sejak seminggu lalu, namun, tingkat kehadiran pegawai masih ada yang terlambat. Bukan itu saja, pada hari pertama diberlakukannya Senin kemarin juga masih banyak ditemukan pegawai yang nongkrong di warung-warung pada saat jam dinas.

Padahal tujuan diberlakukannya lima hari kerja itu dalam rangka meningkatkan disiplin, produktivitas dan efisiensi kerja, serta untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Namun, Kabag Humas Setdako Sabang, Abdullah, kepada Serambi tadi malam mengatakan, pada hari pertama pemberlakuan lima hari kerja Senin kemarin tingkat kehadiran pegawai lumayan lebih baik dari hari biasanya. Katanya, para pegawai datang lebih awal. Hal itu katanya bisa dipantau saat apel gabungan di halaman Kantor Wali Kota.

Disebutkan, pegawai yang mengikuti apel gabungan yang dipimpin Asisten Administrasi Umum Setdako, Kamaruddin, itu mencapai 95 persen. “Hanya 5 persen saja yang terlambat masuk kantor, karena belum menerima informasi. Pada hari selanjutnya pasti tak ada lagi yang terlambat,” katanya.

Terkait masih banyaknya pegawai yang nongkrong di warung-warung pada jam dinas, Abdullah mengakui itu, tapi katanya jumlahnya telah berkurang dibandingkan sebelumnya. “Para pegawai itu hanya beberapa menit duduk di warung untuk sarapan setelah apel,”katanya.

Pemberlakuan lima hari kerja bagi PNS dan pegawai non PNS di jajaran Pemko Sabang itu tertuang dalam Perwal Sabang, nomor 32 tahun 2016. Dengan berlakunya Perwal baru itu, maka Perwal Sabang Nomor 19 tahun 2012 tentang ketentuan hari kerja dan jam kerja SKPK dinyatakan tak berlaku lagi.

Karenanya, kepada SKPK baik secara langsung maupun berjenjang wajib melaksanakan hari dan jam kerja terhadap PNS di lingkungannya masing-masing. Pelanggaran terhadap ketentuan hari dan jam kerja dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam Perwal baru itu diatur jam kerja yaitu dari Senin sampai Kamis, masuk kerja pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 16.45 WIB. Sedangkan untuk hari Jumat, masuk kerja pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 16.30 WIB dengan ketentuan olahraga atau gotong royong pukul 07.30 WIB sampai pukul 08.30 WIB.

Sementara waktu istirahat, shalat dan makan pada hari Senin-Kamis pukul 12.30 WIB dengan pukul 13.30 WIB. Sementara istirahat, shalat dan makan hari Jumat pukul 11.30 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB.(az)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved