Breaking News:

Desember, 25 Warga Rohingnya di Blang Adoe Dibawa ke Medan

Sebanyak 25 warga Rohingya yang terdampar di perairan Seunuddon, Aceh Utara 10 Mei 2015

Editor: bakri
Para rohingya bersantai di shelter Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Rabu (23/11) sore. Kini mereka sedang menunggu keberangkatan ke Sumatera UTara untuk wawancara, sebelum ke Amerika Serikat. 

LHOKSEUMAWE - Sebanyak 25 warga Rohingya yang terdampar di perairan Seunuddon, Aceh Utara 10 Mei 2015, hingga saat ini masih berada di lokasi penampungan Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara. Mereka dijadwalkan dibawa ke Medan, Sumatera Utara, pada Desember ini. Lalu mereka akan diberangkatkan ke Amerika Serikat.

Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Albert, Kamis (24/11) mengatakan, dari 25 warga Rohingya itu, 23 orang bisa dipastikan berengkat ke Medan bulan depan, untuk proses wawancara sebelum diberangkat ke negara yang akan menampung mereka, yaitu Amerika Serikat. Sedangkan dua orang lagi belum ada surat rekomendasi untuk wawancara.

Menurut Albert, meskipun belum keluar rekomendasi wawancara, keduanya dipastikan tetap akan ditampung Amerika Serikat. Hal itu sesuai pernyataan Kedubesnya, seluruh Rohingya di Aceh akan ditampung Amerika Serikat. “Perkiraan kami, dalam pekan ini rokomendasi untuk dua orang lagi sudah keluar,” ujarnya.

Untuk diketahui, kapal bermuatan 500 lebih imigran gelap asal Myanmar dan Bangladesh terdampar di perairan Desa Meunasah Sagoe, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Minggu 10 Mei 2015 sekitar pukul 05.30 WIB. Selanjutnya, seratusan Rohingya dipindahkan ke Shelter Blang Adoe, Aceh Utara, sedangkan warga Bangladesh dideportasi secara bertahap.

Saat ditampung di Shelter Blang Adoe, sebagian rohingya melarikan diri dari lokasi penampungan, hingga tersisa 79 orang. Awal 2016, tiga rohingya berangkat ke Kanada. Pada akhir September dan awal Oktober, 17 lainnya diberangkatkan ke Sumatera Utara untuk proses wawancara sebelum berangkat ke Amerika Serikat. Menyusul 34 orang lainnya pada awal dan pertengahan November. Kini tersisa 25 orang lagi. (bah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved