Pemerintah Dinilai Lambat Tangani Banjir

Anggota DPRA, Bardan Sahidi mengkritisi sikap Pemerintah Aceh yang dinilai lambat menangani musibah

Pemerintah Dinilai Lambat Tangani Banjir
Warga memasang jaring ikan di badan jalan Singkil-Singkil Utara, di Desa Gosong Telaga Barat, Aceh Singkil, yang terendam banjir, Rabu (30/11) 

* Plt Gubernur Hari Ini ke Singkil

BANDA ACEH - Anggota DPRA, Bardan Sahidi mengkritisi sikap Pemerintah Aceh yang dinilai lambat menangani musibah banjir yang menerjang sebagian Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.

Menurutnya, musibah ini selain menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, juga menjadi tanggung jawab provinsi. “Masa hari ke-4 (kemarin) belum ada campur tangan Pemerintah Aceh? Mirisnya lagi, sampai saat ini kalau kita minta data kerusakan itu tidak ada. Padahal, di sana ada kerusakan yang dibiayai oleh provinsi seperti jalan dan jembatan, itu punya provinsi,” kata Bardan kepada Serambi di Banda Aceh, Rabu (30/11).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyatakan, seharusnya pemerintah berada di tengah-tengah masyarakat yang terkena musibah. Tapi, menurutnya, penanganan dari pemerintah sangat lambat, bahkan pemerintah hingga kemarin belum juga mengumumkan status bencana, apakah bencana provinsi atau daerah.

“Padahal, ikut campur pemerintah provinsi sangat dibutuhkan, paling tidak untuk membangun kembali jalan dan jembatan yang putus secara darurat dan memperbaiki sekolah dan fasilitas publik yang kena imbas banjir. Sepertinya Singkil terlupakan, itu pula yang membuat Singkil berang kadang-kadang,” ujarnya.

Atas dasar itu pula, Juru Bicara Fraksi PKS-Gerindra DPRA ini meminta Pemerintah Aceh bersikap tegas dengan melakukan penanganan masa panik serta menetapkan status bencana.

Pemerintah, katanya, tidak perlu disibukkan mencari penyebab banjir karena persoalan yang sama saban tahun terjadi, apalagi bulan ini sudah dua kali terjadi.

“Kasus ini terus berulang saban tahun, karena itu Pemerintah Aceh harus melakukan pemetaan rawan bencana dan menata kembali pembangunan di Singkil. Selama ini eksekutif membangun sekolah di atas bataran sungai, ya terendam,” tukas Bardan Sahidi.

Bertolak ke Singkil
Sementara itu, beberapa jam sebelum Bardan Sahidi berkomentar soal banjir Singkil, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo mengirim WhatsApp kepada Serambi dari Jakarta bahwa ia akan berkunjung ke Singkil pada Kamis (1/12) pagi.

“Saya berangkat naik helikopter milik Kodam Iskandar bersama Pangdam, Kapolda, Kajati, dan Pimpinan DPRA,” kata Soedarmo kemarin pagi.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved