Yah Gam dan Tgk Yusri Dilaporkan ke Panwaslih

Dua kandidat kepala daerah di Aceh Jaya dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih)

Yah Gam dan Tgk Yusri Dilaporkan ke Panwaslih
Google/net

CALANG - Dua kandidat kepala daerah di Aceh Jaya dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih). Mereka yang diadukan adalah Tgk Yusri dan Ir Junaidi (Yah Gam).

Tgk Yusri merupakan calon wakil bupati yang maju berpasangan dengan Drs T Irfan TB. Pasangan ini diusung oleh Partai Aceh dan Demokrat. Sedangkan Yah Gam adalah calon bupati yang berpasangan dengan Bustami Syarbini. Pasangan ini diusung oleh Partai Golkar dan PDA.

Tgk Yusri dilaporkan ke Panwaslih oleh pendukung Yah Gam terkait dengan keabsahan ijazahnya yang masih diragukan. Sementara Yah Gam sendiri dilaporkan oleh Pusat Kajian Analisis dan Advokasi Rakyat Aceh (PAKAR) karena diduga masih terlilit utang dengan Bank Aceh senilai Rp 3,5 miliar.

Ketua Panwaslih Aceh Jaya, Muhadi SE, kepada Serambi, Kamis (1/12), mengaku telah menerima kedua laporan tersebut yang diserahkan pada hari berbeda. “Kita masih memeriksa kedua berkas laporan tersebut, apakah telah memenuhi syarat atau tidak, dan jika telah memenuhi ketentuan maka akan segera kita tindak lanjuti,” katanya.

Sementara Juru bicara Pemenangan Ir Junaidi-Bustami Syarbini, Maimun menyebutkan, laporan yang telah dilayangkan ke Panwaslih itu terkait dugaan ke absahan ijazah Tgk Yusri yang masih diragukan dan ada sejumlah item yang masih janggal di ijazah tersebut, salah satunya menyangkut mata pelajaran dan foto yang bersangkutan yang berbeda.

“Untuk membuktikan hal tersebut kita minta pihak Panwaslih untuk segera menindak lanjuti hal tersebut,” pinta Maimun.

Sementara Ketua PAKAR Aceh Jaya, Muhammad Raleb menyebutkan, laporan dilakukan atas dasar adanya laporan masyarakat, sehingga pihaknya menindaklanjuti hal tersebut ke Panwaslih. Menurut dia, saat ini calon bupati Aceh Jaya Ir Junaidi diduga masih terlilit utang di Bank Aceh senilai Rp 3,5 miliar.

“Kita meminta kepada Panwaslih untuk segera memproses dugaan tersebut,” harap Muhammad Raleb yang didampingi sejumlah rekannya di kantor Panwaslih.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved