Perjalanan Perbankan Syariah Diseminarkan

Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh

Perjalanan Perbankan Syariah Diseminarkan
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Dr Nazaruddin A Wahid didampingi Ketua Prodi D-III Perbankan Syariah, Dr Nilam Sari MAg sedang meyudisium sarjana D-III Perbankan Syariah di Aula Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu (21/2). Wisuda perdana itu diikuti oleh 18 lulusan D-III Perbankan Syariah. SERAMBI/JALIMIN 

BANDA ACEH - Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh mengadakan seminar tentang perjalanan perbankan syariah di Indonesia, di Auditorium Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Kamis (1/12).

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peluncuran buku yang diterbitkan oleh Bank Indonesia berjudul ‘Perjalanan Perbankan Syariah di Indonesia Kelembagaan, dan Kebijakan serta Tantangan ke Dapan’.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Departemen Riset Kebanksentralan BI, Andang Setyobudi dan juga dihadiri Wakil Rektor II, Drs Luthfi Aunie MA, jajaran Otoritas Jasa Keuangan Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof Syahrizal Abbas, Direktur Syariah Bank Aceh Haizir Sulaiman, para pimpinan Bank Syariah, perwakilan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), akademisi dan mahasiswa UIN Ar-Raniry serta Unsyiah.

Dekan FEBI UIN Ar-Raniry, Prof Dr Nazaruddin Aw MA mengharapkan Bank Syariah dapat terus berinovasi dalam melahirkan produk-produk pelayanannya kepada masyarakat. Melalui seminar ini, pihaknya juga ingin mengetahui terkait capaian peran perbankan syariah di Indonesia, baik itu di bidang SDM, jumlah aset yang dimiliki dan market sharenya.

Sementara Andang Setyobudi dalam sambutannya menyampaikan lembaga keuangan atau perbankan syaraiah di Indonesia memiliki prospek semakin baik di masa yang akan datang.

“Apabila mampu mengoptimalkan peluang, merespon kebijakan dengan tepat, serta mengatasi sejumlah tantangan, maka perbankan syariah diyakini mampu berkiprah lebih optimal terutama dalam menggerakkan perekonomian bangsa,” demikian katanya. (una/rel)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved