Opini

Aksi Filantropi 212

DATA pasti mengenai jumlah massa yang turut serta dalam aksi superdamai pada Jumat 2 Desember 2016

Aksi Filantropi 212

Manfaat ekonomi
Sebenarnya potensi ekonomi yang dihasilkan dari aksi massa ini dapat memberikan manfaat ekonomi bukan hanya bagi Jakarta, tetapi juga bagi seluruh daerah dari mana massa berasal karena pada peristiwa ini, seluruh peserta pasti akan membelanjakan uang mereka mulai dari tempat berangkat hingga ke tempat tujuan dan kembali lagi ke kampung halaman. Dan sifatnya sangat liquid, cari secair-cairnya karena kebutuhan selama aksi diselenggarakan menuntut uang harus dikeluarkan dari kantong, sehingga peredaran uang berlangsung cepat dan sangat membantu mengatasi kemacetan sisi-sisi gerigi ekonomi. Rangkaian seluruh aksi massa ini tentu saja akan berdampak pada sharing economic (ekonomi berbagi) yang memberikan kesempatan kepada banyak pihak menikmati belanja para peserta aksi.

Situasi serupa barangkali dapat kita bandingkan dengan dampak ekonomi yang dialirkan oleh umat Islam saat mudik dan arus balik pada peristiwa hari raya Idul Fitri dan Idul Adha setiap tahunnya. Ummat Islam mengalirkan uang dari kota ke kampung dan kembali lagi ke tempat kerja mereka. Arus uang yang mengalir ini sudah biasa dianalisis oleh para pakar ekonomi baik secara mikro maupun makro sebagai satu bentuk pergerakan dan peredaran uang yang berdampak pada perekonomian masyarakat. Untuk kasus ini sebaliknya, uang dari seluruh desa-desa di Nusantara mengalir dan hanyut ke kota Jakarta.

Dengan tidak bermaksud menyederhanakan makna ekonomi berbagi, dapat diprediksi bahwa dampak ekonomi yang ditimbulkan aksi massa ini akan mengalir ke banyak sektor riil. Mulai dari pengusaha perhotelan, pedagang pulsa, depot obat dan apotek, warung nasi, kafe, sol sepatu, pedagang asongan, penjual minuman, hingga pemulung sekalipun akan panen dari sampah-sampah yang dihasilkan oleh para peserta aksi.

Dampak ekonomi seperti ini tentu akan sulit diperoleh seandainya para peserta aksi tak dapat dikendalikan dan melakukan tindakan-tindakan anarkis yang merusak fasilitas sekitarnya sehingga menimbulkan kerugian yang mungkin juga sangat besar karena massa yang begitu banyak akan sulit dikendalikan saat terjadi kekacauan. Kedermawanan bisa dihadirkan di setiap tempat dan waktu seperti dipraktikkan oleh peserta aksi superdamai 212 ini. Saling memberi dan saling berbagi dapat menciptakan kesimbangan.

Keseimbangan akan terjadi pada saat orang yang memiliki kelebihan mengalirkan sebagian kelebihannya kepada orang yang kekurangan. Dalam transaksi ekonomi pun terdapat teori demand & supply yang akan menciptakan titik equilibrium, titik keseimbangan yang hanya terjadi pada saat dua pihak mampu menciptakan satu titik kerelaan. Aksi filantropi merupakan satu dimensi yang dapat menciptakan titik equilibrium dalam kehidupan bermasyarakat.

* Muhammad Yamin Abduh, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha). Email: myaminabduh@gmail.com

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved