Arus Balik Sabang ke Banda Aceh Melonjak

Puluhan calon penumpang kapal feri dari Sabang ke Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin (12/12) tertunda

Arus Balik Sabang ke Banda Aceh Melonjak

* Puluhan Penumpang Tertunda Berangkat

SABANG - Puluhan calon penumpang kapal feri dari Sabang ke Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin (12/12) tertunda keberangakatannya akibat melonjaknya jumlah penumpang yang akan kembali ke Banda Aceh, setelah menghabiskan masa liburan di Sabang.

Berbeda dengan hari-hari biasa, calon penumpang kapal yang akan balik dari Sabang ke Banda Aceh pada Senin (12/12) kemarin cukup ramai hingga memadati Pelabuhan Balohan. Para calon penumpang, terutama yang menggunakan jasa kapal lambat tidak bisa langsung berangkat ke Banda Aceh, meski para calon penumpang itu sudah mengantongi tiket keberangkatan trip pertama pukul 08.00 WIB.

Kasubag TU UPTD Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Agustiar SST Mar, kepada Serambi siang kemarin menginformasikan, bahwa jumlah penumpang kapal cepat dan feri pada Senin kemarin meniungkat dari hari biasanya. Meningkatnya jumlah penumpang yang berangkat dari Sabang ke Ulee Lhee, Banda Aceh itu, sehubungan dengan berakhirnya liburan akhir pekan dan liburan nasional.

Bahkan, akibat membludaknya penumpang, mengakibatkan puluhan calon penumpang yang menggunakan jasa kapal lambat tertunda keberangkatannya sekitar 6 jam, karena tidak tertampung dalam KMP BRR. Sekiat 30-an calon penumpang yang mayoritas berasal dari Banda Aceh, Medan dan Jambi itu, baru bisa diberangkatkan pukul 14.00 WIB setelah KMP BRR kembali berangkat ke Ulee Lheue, Banda Aceh pada trip ke dua.

Menurut Agustiar, jumlah penumpang yang berangkat dari Sabang menuju Banda Aceh pada arus balik itu berjumlah sekitar 2.500 orang. Kebanyakan dari penumpang itu memilih berangkat siang atau trep ke dua, karena pada paginya mereka masih menikmati liburan di lokasi objek-objek wisata.

Pada bagian Agustiar menambahkan, meski jumlah penumpang pada arus balik membludak, tapi semua penumpnag habis terangkut semua meskipun tertunda keberangkatannya. “Semua penumpang habis terangkut dengan KMP BRR yang berlayar dua trip, KM Express Bahari 8B dan KM Express Bahari 2F yang masing-masing berangkat satu trip,” ujarnya.

Diakui juga ada 5 unit mobil pribadi yang masih tertinggal di Balohan karena tak terangkut setelah kapal itu disesaki penumpang. Semua mobil yang tertahan di Pelabuhan Balohan itu akan diberangkatkan Selasa (13/12). “Mobil yang tak terangkut itu adalah yang masuk ke pelabuhan Balohan Senin siang,”katanya.(az)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved