Breaking News:

Aceh Tengah Terima Sertifikat Tari Guel dan Pacuan Kuda

Salah satu seni tarian tradisional dari Dataran Tinggi Gayo (DTG), tari guel dan tradisi pacu kude

TAKENGON - Salah satu seni tarian tradisional dari Dataran Tinggi Gayo (DTG), tari guel dan tradisi pacu kude (pacuan kuda) resmi menjadi warisan budaya tak benda Indonesia, menyusul diterimanya sertifikat oleh Plt Bupati Aceh Tengah, Alhudri. Sertifikat warisan budaya tak benda Indonesia untuk tari guel dan pacu kuda diserahkan Sekda Aceh, Dermawan, Jumat (16/12) di Banda Aceh.

Selain Aceh Tengah, budaya daerah yang diakui secara nasional sebagai warisan budaya tak benda dari Provinsi Aceh, diantaranya Likok Pulo asal Aceh Besar, Meracu asal Aceh Selatan, Meugang, Nandong asal Simeulue, Tari Menatakhen Hinel dan Canang Kayu asal Aceh Singkil, serta Tari Guel dan Paku Kude yang juga diterima oleh Bener Meriah.

Diserahkannya sertifikat Tari Guel dan Pacu Kude menambah deretan warisan budaya tak benda Indonesia yang diterima oleh Kabupaten Aceh Tengah. Sebelumnya, pada tahun 2015 lalu seni Didong Gayo dan Kerawang Gayo telah terlebih dulu ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia yang berasal dari Kabupaten Aceh Tengah.

Plt Bupati Aceh Tengah, Alhudri dalam siaran persnnya yang diterima Serambi, Sabtu (17/12) mengatakan, pihaknya menanggapi serius untuk melestarikan budaya tersebut dalam kehidupan masyarakat. “Tentu ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat karena budaya di Gayo, kini sudah menjadi khasanah budaya yang diakui secara nasional,” ungkap Alhudri.

Disebutkan, meskipun budaya daerah sudah diakui secara nasional, pihaknya tidak boleh berhenti pada titik tersebut, tapi sebaliknya budaya daerah itu harus lebih disemarakkan dan tetap mendapat ruang dalam aktivitas keseharian masyarakat. “Setiap seni budaya pasti punya nilai dan makna yang mengajarkan kebaikan, karena itu budaya yang baik tersebut harus terus dipertahankan dan dilestarikan,” ujarnya

Dia mengharapkan, pengakuan terhadap budaya daerah secara nasional dapat meningkatkan daya tarik wisatawan ke wilayahnya. Apalagi, semua Kabupaten Aceh Tengah, memiliki pesona alam yang indah untuk mengundang para wisatawan. “Kami kira semua orang juga harus tahu keindahan alam itu juga dibingkai dengan kehebatan budaya masyarakatnya,” pungkas Alhudri.(my)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved