Breaking News:

Gempa Pidie Jaya

VIDEO Komedian Aceh dan Keceriaan Anak-anak Pengungsi

"Bang Him, Bang Him, keunoe ilee,” teriakan itu terdengar bersahut-sahutan dari anak-anak yang berkerumun di balai yang berada di sisi kanan masjid.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Yusmadi

SERAMBINEWS.COM -- Shalat zuhur baru saja usai. Satu persatu jamaah mulai keluar dari Masjid Gampong Teungoh, Musa, Kecamatan Bandar Baru,Pidie Jaya (Pijay), Minggu (18/12).

Suasana mendadak ramai dengan teriakan anak-anak kala melihat Bang Him Morning keluar dari dalam masjid.

“Bang Him, Bang Him, keunoe ilee,” teriakan itu terdengar bersahut-sahutan dari anak-anak yang berkerumun di balai yang berada di sisi kanan masjid.

Orang yang dipanggil pun datang menghampiri. Anak-anak semakin riuh. Mereka berebutan menyalami sang bintang film komedi Aceh, Eumpang Breuh.

Beberapa remaja dan orang dewasa turut pula merapat. Mereka langsung menyiapkan kamera di handphone. Ada yang meminta tolong difoto ada pula yang berfoto sendiri (selfie) sembari mengapit sang bintang yang terkenal dengan nama peran Bang Him Morning.

Bang Him datang ke lokasi titik pengungsi tersebut bersama rekan mainnya di Eumpang Breuh, Aduen Jelas. Kedua bintang film komedi Aceh ini dibawa oleh aktivis Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) untuk menghibur anak-anak korban gempabumi di sejumlah titik pengungsi di Pidie Jaya.

Turut serta hadir Ketua PW NU Aceh yang juga Wakil Ketua MPU Aceh dan Pembina KWPSI, Tgk Faisal Ali, Sekjen KWPSI Muhammad Saman, Kepala Perwakilan Antara Aceh Heru Dwi Suryatmojo, Kolektor Naskah Kuno Aceh Tarmizi A Hamid, produser Eumpang Breuh Din Kramik, serta sejumlah aktivis KWPSI.

Berbeda dengan Bang Him yang langsung dikenali oleh fansnya, Aduen Jelas, harus terlebih dahulu memasang kacamata dan kopiah haji berwarna merah maroon. Anak-anak yang tadinya fokus ke Bang Him Morning, kini terpecah dengan kedatangan Aduen Jelas.

“Nyan jelass...” teriak anak-anak itu saat melihat Aduen jelas berjalan mendekat dengan gaya khasnya.

Sejenak, mereka pun kemudian berkumpul di bawah tenda yang didirikan oleh para personel Brimob di kompleks masjid tersebut. Gelak tawa terdengar nyaris tidak ada hentinya saat Aduen Jelas dan Bang Him Morning beraksi di depan anak-anak yang duduk lesehan di bawah tenda.

Cuaca panas menyengat, tidak menyurutkan semangat mereka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kehidupan Rasulullah Muhammad Saw, yang diajukan secara bergantian oleh Aduen Jelas dan Bang Him Morning. Bagi yang mampu menjawab, mendapatkan hadiah minuman energi dan roti yang dibawa oleh para aktivis KWPSI.

Sejumlah anggota Brimob dan relawan FKPPI di lokasi juga terlihat bergembira melihat tingkah polah duo Eumpang Breuh di depan anak-anak pengungsi korban gempa Pijay.

Setelah dari Posko Brimob Masjid Gampong Teungoh, Musa, Bang Him, Aduen Jelas, dan para aktivis KWPSI kemudian bergerak ke lokasi bencana di Gampong Kuta Pangwa, Kecamatan Trienggadeng. Di sini, selain bertakziah ke rumah anggota KWPSI yang terkena bencana, mereka juga menghibur anak-anak korbangempa, di barak-barak di depan rumah mereka yang telah roboh.

Para aktivis KWPSI dikagetkan dengan suara emas salah satu bocah pengungsi, Rani Almanazila binti Sanusi (11) saat melantunkan bacaan surat-surat pendek yang dipandu oleh Aduen Jelas dan Bang Him Morning.

Lokasi pengungsi lain yang didatangi adalah di Meunasah Mee Pangwa, Kecamatan Trienggadeng. Seperti halnya di dua lokasi sebelumnya, Bang Him Morning dan Aduen Jelas juga menghibur anak-anak sembari membagi-bagikan minuman energi dan makanan ringan.

Sekjen KWPSI Muhammad Saman mengatakan, pihaknya membawa serta Bang Him Morning dan Aduen Jelas ke lokasi pengungsi untuk mengurangi trauma anak-anak korban gempa. “Aduen Jelas dan Bang Him bisa menceritakan kisah Nabi sambil melawak. Mereka juga menguji anak-anak ini membaca Alquran. Jadi konsep yang kita bawa adalah mengajarkan agama sambil menghibur,” ungkap Muhammad Saman.

Matahari mulai beranjak ke peraduan. Bang Him, Aduen Jelas, dan para aktivis KWPSI pun sudah meminta izin untuk kembali ke Banda Aceh. Anak-anak pengungsi di Meunasah Mee Pangwa, masih enggan berpisah. Mereka bergelayutan di tangah Bang Him dan Aduen Jelas, sembari menyampaikan harapan agar kedua artis komedi ini kembali lagi untuk menghibur mereka.  (zainal arifin)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved