Jumat, 10 April 2026

Korban Tenggelam di Krueng Peureulak Ditemukan Meninggal

"Jenazah korban ditemukan 200 meter di hilir sungai atau dari lokasi awal terbaliknya sampan. Saat ditemukan kondisi fisik jenazah masih sempurna,"

Penulis: Seni Hendri | Editor: Yusmadi
ILustrasi 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Keuchik Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Jasman, menyebutkan korban tenggelam di Krueng Peureulak bernama Lukman Hakim (27) warga gampong setempat telah ditemukan pukul 12.30 WIB, Senin (26/12/2016) siang.

"Jenazah korban ditemukan 200 meter di hilir sungai atau dari lokasi awal terbaliknya sampan. Saat ditemukan kondisi fisik jenazah masih sempurna," jelas Jasman.

Sesuai rencananya, jelas Jasman, setelah jenazah dimandi dan dikafankan di Gampong Seumanah Jaya, kemudian dibawa ke gampong asalnya di Kecamatan Peudawa, Aceh Timur.

"Korban memang sudah ber-KTP dan KK di Lorong Sikabut, Gampong Seumanah Jaya, tapi gampong dasarnya dari Kecamatan Peudawa, makanya dikebumikan di sana," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, akibat sampan terbalik, seorang guru ngaji yang hendak pergi memancing ke Paya Meurandeh dengan menyeberangi Krueng Peureulak, Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, dilaporkan tenggelam.

Korban tenggelam diduga tak bisa berenang saat sampan yang ia tumpangi bersama empat rekannya terbalik di tengah arus yang deras.

Korban yakni Lukman Hakim (27) seorang guru ngaji di Dusun Lapangan Heli, Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak.

Keempat temannya yakni Rizal (27), Musliadi (29), Fauzan (29), dan Tgk Sapri, keempat warga dari gampong yang sama.

Kapolsek Ranto Peureulak Ipda Musa mengatakan kronologis kejadian berawal pada Sabtu (24/12) sekitar pukul 15.00 WIB, korban (Lukman Hakim) bersama empat rekannya hendak memancing ke Paya Meurandeh dengan cara menyeberangi Krueng Peureulak menggunakan sampan.

"Sampai di tengah arus sampan mereka masuk air dan terbalik. Rekannya sudah berupaya membantu namun gagal karena arus sungai deras sehingga korban hanyut tenggelam," jelas Ipda Musa.

Paska kejadian jelasnya, tim gabungan terdiri dari masyarakat TNI/Polri, SAR, BPBD, langsung melakukan pencarian. Sedangkan korban baru ditemukan, Senin (26/12) pukul 12.30 WIB. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved