Pilkada 2017

Bentrok Pendukung Cabup Ditangani

Elite Aceh Timur, mulai dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, Ketua DPRK, Kapolres, Dandim, dan Kejari akhirnya turun

Bentrok Pendukung Cabup Ditangani
Kapolres Langsa, AKBP H Iskandar ZA SIK saat memimpin razia di Jalinsum Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur masuk wilkum Polres Langsa, mengantisipasi melebarnya bentrok antar masa timses dua cabup dan cawabup Aceh Timur, Senin (2/1). SERAMBI/ZUBIR 

* 106 Pendukung Rocky Diamankan

IDI - Elite Aceh Timur, mulai dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, Ketua DPRK, Kapolres, Dandim, dan Kejari akhirnya turun tangan untuk menengahi konflik akibat bentrokan dua kubu pendukung calon bupati setempat, Minggu (1/1) malam.

Massa pendukung paslon yang bertikai itu masing-masing pasangan Ridwan Abubakar (Nek Tu)-Tgk Abdul Rani (Polem) dari jalur independen dan pasangan Hasballah HM Thaib (Rocky)-Syahrul bin Syamaun (Linud) dari partai politik.

Setelah dimediasi unsur pimpinan Aceh Timur, akhirnya kedua belah pihak yang bertikai sepakat untuk tidak mengulangi lagi pelanggaran-pelanggaran menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2017 di kabupaten itu. Mereka juga menandatangani perjanjian di atas kertas bermaterai dan berjanji tidak lagi mengulangi hal serupa.

Tercapainya kesepakatan damai itu diinformasikan Plt Bupati Aceh Timur, Prof Dr Amhar Abubakar MS kepada Serambi di Idi, Senin (2/1),

“Ya, sudah dicapai kesepakatan bersama sebagai langkah penyelesaian bentrok antarmassa pendukung cabup/cawabup di Aceh Timur,” kata Amhar.

Menurutnya, jika setelah ditandatangani kesepakatan itu terjadi lagi pelanggaran, maka akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Yang sudah, sudahlah. Ke depan kita harapkan tidak terjadi lagi hal-hal serupa. Apabila terjadi hal yang sama, maka hukum yang akan bertindak,” tegas Prof Amhar.

Pihak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Timur, menurut Prof Amhar, menyerukan agar masing-masing paslon dan pendukungnya untuk mencari simpati rakyat. “Dan itulah kunci untuk terpilih sebagai pemimpin,” ujar Amhar.

Ia tambahkan, dengan adanya kesepakatan ini, maka tugas dari kedua paslon dan timsesnyalah untuk bersama-sama menyosialisasikan kepada pendukung masing-masing untuk tidak lagi bertindak anarkis selama tahapan Pilkada Aceh Timur berlangsung.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved