Bantah Minta Belikan Mobil

WAKIL Ketua II DPRk Abdya Jismi juga menjelaskan awal mula munculnya persoalan usulan pembelian mobil Fortuner

google
ilustrasi mobil dinas 

WAKIL Ketua II DPRk Abdya Jismi juga menjelaskan awal mula munculnya persoalan usulan pembelian mobil Fortuner untuk pimpinan DPRK. Menurutnya usulan itu bermula dari tawaran Bupati Jufri Hasanuddin saat adanya aksi demonstrasi desa pemekaran tahun 2014. Saat itu, Bupati Abdya menilai mobil pimpinan DPRK tidak layak dan harus diganti.

“Bukan saya minta, dia (bupati) tawarkan. Namun saya sampaikan kalau daerah lain, setingkat pimpinan Fortune, jadi tidak salah saya minta, dan persoalan mobil dinas itu bukan untuk saya saja, tapi juga untuk 11 anggota DPRK (termasuk 14 anggota DPRK) yang tidak memiliki mobil. Mereka menangis sampaikan ke saya, jadi jangan saya dikambinghitamkan,” tegas politisi PAN ini.(c50)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved