Dugaan Pencemaran Nama Baik Dosen, Nanda Feriana Diserahkan ke Jaksa

“Jadi sekarang kami tinggal merampungkan dakwaan untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe,” demikian Isnawati.

Dugaan Pencemaran Nama Baik Dosen, Nanda Feriana Diserahkan ke Jaksa
Nanda Feriana, mahasiswi lmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh harus berurusan dengan polisi. Penyebabnya curhatan di media sosial berjudul " "Sepucuk Surat untuk Ibu Lulusan Jerman". 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe, Selasa (31/1) menyerahkan Nanda Feriana yang beberapa waktu lalu telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik  seorang dosen di Universitas Malikussaleh (Unimal) melalui akun facebook ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Untuk diketahui, Dwi dosen Unimal melaporkan Nanda pada 6 Oktober 2016. Nanda dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik melalui akun facebooknya yang dipostingnya  beberapa hari sebelum kasus ini ditangani kepolisian.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Yasir SE, menjelaskan, setelah pihaknya mendapatkan laporan dari pelapor, maka mulai memeriksa sejumlah saksi.

Total saksi yang telah dimintai keterangan sebanyak 13 orang, baik itu saksi ahli, yang mengetahui kejadian tersebut, teman-teman terlapor, termasuk yang melapor.

“Sehingga pada 5 Desember 2016, Nanda resmi kita tetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik. Nanda kita bidik dengan  UU ITE,” kata AKP Yasir, didampingi Kanit Tipiter Iptu Boestani.

Setelah itu, pihaknya  langsung berupaya merampungkan berkas, sehingga pada 4 Januari 2017, berkas dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Pada 16 Januari 2017, Jaksa menginformasikan kalau berkasnya sudah lengkap atau P21.

“Jadi dari hasil koordinasi lanjutan, hari ini (kemarin-red) tersangka bisa kita serahkan ke jaksa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kejari Lhokseumawe Mukhlis, melalui Kasi Pidum Isnawati, membenarkan kalau pihaknya telah menerima Nanda sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik melalui akun facebook.

Nanda tidak ditahan dikarenakan ancaman hukumannya dibawah empat tahun.

“Jadi sekarang kami tinggal merampungkan dakwaan untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe,” demikian Isnawati. (bah)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved