Polres Galus Siap Amankan Pilkada

Polres Gayo Lues (Galus) sudah siap mengamankan pemilihan kepala daerah (Pilkada) cabup/cawabup

Polres Galus Siap Amankan Pilkada

* 400 Anggota Polisi dan TNI Dikerahkan

BLANGKEJEREN - Polres Gayo Lues (Galus) sudah siap mengamankan pemilihan kepala daerah (Pilkada) cabup/cawabup dan cagub/cawagub Aceh yang digelar serentak pada 15 Februari 2017. Sebanyak 400 anggota polisi, Brimob, TNI dikerahkan untuk menjaga pelaksanaan tahapan Pilkada sampai hasil perolehan suara masing-masing diumumkan.

Kapolres Galus, AKBP Bhakti Eri N, kepada Serambi, Kamis (22) mengatakan Pilkada damai sangat didambakan oleh seluruh masyarakat ‘Negeri Seribu Bukit’ ini. Dia menyatakan Tim Desk Pilkada dan Gakumdu yang telah dibentuk diharapkan mampu menangani pelanggaran dan perkara dalam pelaksanaan Pilkada cabup Galus maupun cagub Aceh.

“Untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada, sebanyak 400 aparat keamanan dikerahkan, terdiri dari personel Polres, Brimob ditambah BKO serta TNI Kodim 0113/Galus,” sebut Kapolres Galus. Dia berharap, pelaksanaan tahapan Pilkada yang sudah berjalan damai selama ini, akan berlanjut sampai hari ‘H’ dan pengumuman hasil peroleh surat suara masing-masing kandidat.

Sebelumnya, Kapolres Galus, AKBP Bhakti Eri N memimpin apel gelar pasukan di halaman Mapolres, Blangsere, Blangkejeren, Sabtu (21/1). 100 Anggota Brimob asal Kepulauan Riau (Kepri) dan 37 dari Polda Aceh ikut melaksanakan apel bersama anggota polisi Polres Galus.

Bhakti Eri N dalam sambutannya mengatakan personel Brimob dari Kepri harus mampu mensesuaikan diri dengan kondisi daerah, selain budaya dan lingkungan lokal. Dia menjelaskan, tahapan Pilkada telah berjalan dengan aman, tetapi diduga masih ada massa dari kandidat saling menjelek-jelekkan, sehingga harus ada antisipasi.

Sedangkan Kabag Ops Polres Galus, AKP Haris Kurniawan, kepada Serambi mengatakan personel pengamanan Pilkada dari Brimob sebanyak 137 orang. Dikatakan, Brimob Pilda Aceh ditempatkan di Kantor KIP dan asal Kepri tetap bersiaga di Mapolres.

Sedangkan Tim Desk Pilkada dibentuk di oproom Setdakab Galus, Kamis (2/2). Acara itu dihadiri Kapolres Agara, para unsur Muspida plus, kepala dinas, badan dan kantor serta para unsur Muspika, terutama para penyelenggara Pilkada, KIP dan Panwaslih.

Ketua Tim Desk Pilkada Galus dipegang Sekdakab Thalib SSos dan Sekretaris Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Sartika Mayang Sari yang menyatakan tim ini untuk mensukseskan pesta demokrasi. Disebutkan, Posko Tim Desk Pilkada ini berada di pepantara atau pendopo dua bupatii di Blangkejeren.

Seperti dilansir sebelumnya, pada Pilkada 2012, ribuan massa dari dua pasangan cabup/cawabup Gayo Lues (Galus) yang tidak puas atas tingginya perolehan suara pasangan Ibnu Hasim/Adam, Rabu (11/4/2012) sekira pukul 15.00 WIB membakar kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP). Mereka kemudian membakar lima kantor camat, termasuk sebuah mobil dinas camat.

Massa yang bertindak anarkis itu merupakan para pendukung pasangan cabup/cawabup Irmawan/Yudi Candra dan massa pendukung Karim Cukup/Nurhayati Sahali yang berunjuk rasa sejak Selasa (10/4/2012) siang. Pada Selasa itu mereka membakar sebuah mobil operasional KIP setempat, lalu menduduki kantor KIP.

Massa yang sama membakar pula kantor KIP Galus. Menjelang sore mereka mulai membakar Kantor Camat Blangkejeren bersama sebuah mobil dinas camat, Kantor Camat Dabun Gelang, Kantor Camat Blangpegayon, Kantor Camat Pantan Cuaca, dan Kantor Camat Rikit Gaib.(c40)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved