Pilkada 2017

Debat Cabup Pidie tanpa Abusyik

Dua pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati Pidie mengikuti debat kandidat di Hotel Grand Blang Asan

Debat Cabup Pidie tanpa Abusyik

* Tarmius akan Gandeng Ulama

* Sarjani Ingin Berantas Kemiskinan

SIGLI - Dua pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati Pidie mengikuti debat kandidat di Hotel Grand Blang Asan Kota Sigli, Jumat (10/2). Debat yang dipandu Dosen Fakultas Hukum Unsyiah, Saifuddin Bantasyam SH MH, hanya berlangsung sekitar satu setengah jam, dimulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.

Kedua paslon hadir itu adalah nomor urut satu T Tarmius/Khalidin Daud dan paslon nomor urut tiga Sarjani Abdullah/M Iriawan. Debat lanjutan ini tanpa kehadiran paslon nomor urut dua yakni Roni Ahmad (Abusyik)/Fadlullah TM Daud.

Ketua KIP Pidie, Ridwan SPd ditanyai Serambi di lokasi debat mengatakan, paslon Abusyik tidak diikutsertakan dalam debat lanjutan ini karena terkena sanksi, setelah melakukan walk out (keluar) pada debat pertama, tanggal 10 Januari 2017 lalu. “Ini kan debat lanjutan yang tertunda. Itu dipahami saja ya. Bukan didiskualifikasi,” kata Ketua KIP Pidie, Ridwan.

Dalam sambutannya di awal debat, Ketua KIP Pidie mengatakan, debat bertujuan untuk memberi masukan pada masyarakat menentukan pilihan calon kepala daerah berhak dipilih pada tanggal 15 Februari 2017. “Kita taati dalam technical meeting. Sangat menginginkan pilkada aman, nyaman sesuai aturan berlaku. Marilah kita berikan hak pilih sesuai hati nurani,” kata Ridwan.

Amatan Serambi, debat berlangsung lancar di bawah pengawalan ketat aparat keamanan. Tamu undangan harus melewati tiga lapis pemeriksaan untuk masuk ke lokasi acara, di aula lantai tiga hotel tersebut.

Sementara itu, Saifuddin Bantasyam SH MH, dosen Fakultas Hukum Unsyiah memandu acara berjalan lancar. Ia juga didampingi tim panelis, aktivis perempuan Syarifah Rahmatillah SH, serta Dosen FH Universitas Jabal Ghafur, Umar Mahdi SH MH.

Paslon nomor satu Ir T Tarmius/Khalidin Daud mengurai luas dan rencana pembangunan di Pidie jika mereka terpilih. “Potensi Pidie kita bisa mengembangkan potensi yang ada. Ke depan kita gali. Jika Allah berkehendak, paslon satu ingin meningkatkan kualitas keagamaan. Ulama kita undang buat program. Tujuannya kita prioritaskan perbaikan aqidah dan budi pekerti. Setiap Jumat dipersiapkan mobil negara, mubaliq dihadirkan ke setiap tempat kota dan pedesaan,” kata Tarmius.

Sementara itu, visi misi paslon nomor urut tiga dipaparkan oleh calon wakil bupati, M Iriawan SE. Pasangan ini ingin melanjutkan pembangunan pemerataan peningkatan ekonomi bagi semua golongan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiskinan. “Berdasarkan waktu lima tahun tetap amanah dan istiqamah. Bekerja dalam pembangunan. Merasakan, terwujudnya masyarakat Pidie islami dan sejahtera dalam perdamaian,” papar Iriawan.

Halaman
123
Penulis: Andrei Bhayu
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved