Breaking News:

Kalla: Nomor Satu Masih Muda Lah, Masih ada Kesempatan Nanti

Wakil Presiden Jusuf Kalla turut angkat bicara terkait perolehan suara Agus-Sylvi berdasarkan data hitung cepat sementara itu.

Editor: Fatimah
Kompas.com / Dani Prabowo
Wakil Presiden Jusuf Kalla memantau jalannya hitung cepat Pilkada DKI Jakarta di Rumah Dinas Wapres, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017). 

SERAMBINEWS.COM - Hasil quick count atau hitung cepat lembaga survei Indikator Politik Indonesia menempatkan, pasangan nomor urut satu pada Pilkada DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, berada di urutan paling akhir.

Wakil Presiden Jusuf Kalla turut angkat bicara terkait perolehan suara Agus-Sylvi berdasarkan data hitung cepat sementara itu.

“Kalau (nomor) satu masih muda lah, masih ada kesempatan nanti,” kata Kalla di Rumah Dinas di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017).

Menurut Wapres, dibandingkan dua kandidat pasangan calon lainnya, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, pasangan Agus-Sylvi relatif masih hijau dalam berpolitik.

(Baca: Ahok Sindir Lembaga Survei yang Pernah Buat Elektabilitas Ahok-Djarot 10 %)

“Ini kayaknya berdasarkan senioritas ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Wapres juga menyoroti hasil hitung cepat perolehan suara pasangan nomor urut dua dan tiga.

Perolehan suara yang cukup seimbang, dinilai Wapres, akan mengantarkan keduanya pada pemilihan putaran kedua.

“Dua putaran memang tidak mudah,” kata dia.

Berdasarkan data yang dirilis Indikator Politik Indonesia hingga pukul 16.30 WIB, data yang telah masuk mencapai 91,25 persen dengan tingkat partisipasi 80,08 persen.

Ada pun, tingkat kesalahan (margin of error) mencapai lebih kurang 1,98 persen.

Dalam data yang ditampilkan, perolehan suara untuk pasangan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni sebesar 17,36 persen.

Sementara, pasangan Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat mencapai 42,8 persen. Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mendapat suara sebesar 39,84 persen.

Perolehan suara tersebut masih bersifat sementara. Angka perolehan suara berupa persentase dipredikasi akan terus bertambah.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved