Breaking News:

Kepala LP Imbau M Yusuf Serahkan Diri

Sipir Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Langsa bersama aparat kepolisian setempat, hingga Selasa (21/1) masih

Editor: bakri
Dua napi yaitu Zulikfli (kiri) dan Ridwan (kanan), yang berhasil ditangkap kembali setelah hendak kabur dari LP Kelas II B Langsa, Seni n (20/2) jelang subuh. Sedangkan napi M Yusuf berhasil kabur. 

* Kasus Napi Kabur dari LP Langsa

LANGSA - Sipir Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Langsa bersama aparat kepolisian setempat, hingga Selasa (21/1) masih memburu M Yusuf alias Paneuk, napi kasus ganja yang kabur dari penjara pada Senin (20/1) subuh, dengan menjebol plafon kamar mandi di sel yang ditempatinya.

Pihak LP juga meminta bantuan keluarga agar M Yusuf segera menyerahkan diri. “Kami meminta bantuan keluarganya, agar M Yusuf segera menyerahkan diri ke LP Kelas II B Langsa, untuk melanjutkan sisa hukumannya,” kata Plh Kepala LP IIB Langsa, Zulkifli Porang SH, kemarin.

Zulkifi Porang menambahkan, pada Senin (20/2), ibu M Yusuf telah dipanggil dan datang ke LP. Ia berjanji akan berusaha menghubungi dan membujuk M Yusuf untuk segera menyerahkan diri, namun hingga kemarin belum ada hasilnya.

“Jika M Yusuf tidak mau menyerahkan diri, maka yang bersangkutan akan ditambah hukumannya. Sebaliknya jika ia mau menyerahkan diri, maka tindakannya itu akan dimaafkan. Karena itu kami mengimbau M Yusuf agar segera kembali ke LP,” ungkapnya.

Zulkifli mengaku, pihaknya mendapat informasi bahwa M Yusuf berada di Lhokseumawe untuk menemui ayahnya yagn sudah pisah dengan ibunya yang tinggal di Langsa. “Tapi kami tidak menemukannya di Lhokseumawe,” kata Zulkifli.

Karena itu, Zulkifli menduga, M Yusuf masih berda di sekitar Kota Langsa. Karena selain ibunya, M Yusuf juga memiliki istri dan anak yang kini berdomisili di Gampong Geudubang Aceh, Langsa.

Seperti diberitakan kemarin, seorang narapidana (napi) kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Langsa, M Yusuf (35) yang beralamat di Dusun II Alue Saboh, Gampong Geudubang Aceh, Kecamatan Langsa Baro, melarikan diri dengan cara memanjat kamar mandi LP setempat pada Senin (20/2) menjelang subuh.

Sementara dua napi lainnya, Zulkifli (24) warga Geulanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, dan Ridwan (27) alamat Gampong Baroh, Kecamatan Langsa Lama, yang sama-sama hendak kabur, berhasil digagalkan petugas, saat mereka sudah berada di atap gedung LP dan hendak melompati pagar LP tersebut.

Dua napi lainnya yang juga berniat kabur namun berhasil digagalkan, yakni Zulkifli dan Ridwan, mengaku hanya ikut-ikutan karena diajak kabur oleh M Yusuf. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan dan akan di-BAP.

“Dari pengakuan sementara keduanya, mereka mencoba kabur karena diajak M Yusuf. Untuk dua napi ini, kami masih menunggu petunjuk Kanwil Kemenkumham Aceh, apakah akan dipindahkan atau cukup dijatuhi sanksi saja,” kata Zulkifli Porang, Plh Kepala LP kelas IIB Langsa.(zb)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved