Tujuh SMA di Pidie belum Siap Terapkan UNBK

Dari 27 SMA di Kabupaten Pidie, tujuh SMA di antaranya dipastikan belum siap menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis

Tujuh SMA di Pidie belum Siap Terapkan UNBK

SIGLI - Dari 27 SMA di Kabupaten Pidie, tujuh SMA di antaranya dipastikan belum siap menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun ini. Penyebabnya, antara lain karena fasilitas perangkat teknologi informasi (TI) yang sangat minim, dan terkendala pada server internet yang seharusnya terkoneksi ke server Kementerian Pendidikan di Jakarta.

“Kami berharap ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi persoalan ini. Sehingga pelaksanaan UNBK ke depan tidak terkendala, yang bisa merugikan siswa peserta UN,” ujar Ketua Musyawarah Kerja Kelompok (MKKS) Kepala SMA/SMK Pidie, Drs M Nasir MPd kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Laisani MSi yang berkunjung ke SMA 1 Sigli, Selasa (21/2).

M Nasir menyebutkan, sekolah-sekolah yang belum siap melaksanakan UNBK tahun 2017 ini, yaitu SMAN Laweueng, SMAN Peukan Pidie, SMAN Mila, SMAN Simpang Tiga, SMA Darussaadah, SMA Islam Beureueh, dan SMA Tgk Chik Ditiro.

Sebagian besar kendalanya, sekolah tersebut tidak memiiki fasilitas laboratorium komputer, dan sebagian lagi yang sudah memiliki komputer, masih terkendala koneksi server ke pusat. Tahun lalu, kendala pada server ini membuat siswa harus melaksanakan ujian secara bergantian dalam beberapa shift.

“Untuk itu, tahun ini seharusnya persiapan UNBK bisa lebih matang dan Pemerintah Aceh kami minta memberi solusi atas persoalan ini,” pinta M Nasir. Karena, sejak bulan Januari 2017, seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) tunduk langsung ke Dinas Pendidikan Provinsi dan tidak lagi menjadi tanggungjawab pemerintah kabupaten.

Kepala Dinas Pendidikan Pidie, Drs Laisani MSi, berjanji akan mendata kembali kesiapan setiap sekolah khususnya SMA, dalam melaksanakan UNBK tahun ini, termasuk kebutuhan komputer menjelang UNBK beberapa bulan ke depan.

“Antisipasi kekurangan komputer dalam pelaksanaan UNBK tahun ini, bisa dengan meminjam perangkat komputer dari SMP yang memiliki fasilitas tersebut. Selain itu, juga butuh persiapan untuk melatih siswa menjalani UNBK, karena sistem ujiannya berbeda dengan ujian menggunakan kertas dan pensil,” sarannya.

Dalam kunjungan ke Pidie, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs Laisani MSi mengunjungi SMAN 3 Sigli guna melihat persiapan UNBK. Namun di sekolah ini, fasilitas dinilai cukup mendukung. Sehingga Kepsek SMAN 3 Sigli, Mukhtar, mengaku tidak ada kendala dari pihaknya untuk melaksanakan UNBK tahun ini.(aya)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved