Harga Tembakau Kretek Rp 50.000 Sekilo

Harga tembakau kretek kering, olahan para petani Gayo Lues (Galus) secara manual antara Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu sekilo

Harga Tembakau Kretek Rp 50.000 Sekilo
cctvanggrek
Ilustrasi 

BLANGKEJEREN - Harga tembakau kretek kering, olahan para petani Gayo Lues (Galus) secara manual antara Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu sekilo. Para petani harus mengiris dan mengeringkan tembakau di bawah terik matahari untuk menghasilkan mutu yang baik.

Awalnya, petani mengumpulkan daun tembakau dari kebun, kemudian diiris dengan pisau, lalu dijemur sampai benar-benar kering selama tiga hari, jika tidak hujan. “Proses pengeringan yang paling lama, karena jika hujan tidak bisa dijemur dan harus menunggu cuaca cerah,” kata Khalidin Aman Firda, salah seorang petani tembakau di Rema, Kutapanjang, Rabu (8/3).

Dia menjelaskan harga tembakau kretek tergantung kualitas, antara Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu/kg. “Tembakau yang sudah kering ini, sebagian besar dikirim ke Medan, Sumatera Utara,”sebutnya. Hal yang serupa juga diutarakan Udin, petani tembakau di Penosan, Kecamatan Blangjerango yang menyatakan belum panen raya.

Dia menyatakan panen daun tembakau diperkirakan antara April sampai Mei 2017. “Dalam setahun terakhir ini, warga Galus kembali mengalakkan tanaman tembakau, selain di kawasan perbukitan, juga dekat area persawahan,” jelas Udin.(c40)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved