Breaking News:

Waduh! Beg-packers, Fenomena Turis Bule Mengemis di Negara Berkembang yang Sedang Heboh

Dan pelakunya mayoritas adalah bule, turis asing asal Eropa atau mungkin Amerika Serikat, yang sedang berwisata di Asia.

Penulis: Fatimah | Editor: Fatimah

SERAMBINEWS.COM – Millenials, jagat dunia travel dihebohkan dengan fenoman 'beg-packers'. Sesuai namanya, mereka adalah traveler yang mengemis di jalan untuk mendapatkan uang yang akan digunakan untuk berbagai alasan.

Ada yang butuh uang untuk tiket pulang, ada yang bilang untuk keliling Asia, dan sebagainya. Intinya, mereka mengemis untuk kelangsungan wisata keliling Asia.

Dan pelakunya mayoritas adalah bule, turis asing asal Eropa atau mungkin Amerika Serikat, yang sedang berwisata di Asia.

Dikutip dari situs berita, Telegraph, para turis yang kebanyakan berasal dari negara maju ini tidak hanya liburan tapi juga ‘mengemis’ untuk membiayai liburan mereka. Hal ini terjadi saat mereka berkunjung ke negara berkembang seperti Thailand dan Vietnam.

Sebagai contoh, di Khao San Road Bangkok, banyak para peminta-minta yang ada di sana. Tapi mereka bukanlah peminta-minta yang memiliki faktor ekonomi kurang melainkan para turis yang minta dibiayai agar bisa liburan.

Diantara mereka ada yang menjual perangko, bermain musik di jalanan, hingga terang-terangan mengemis untuk biaya selama berlibur. Duh!

Seorang warga Singapura, Maisarah Abu Samah mengaku terkejut melihat hal tersebut. “Hal ini sangat aneh ketika kamu meminta uang kepada orang untuk membiayaimu berlibur,” ujarnya kepada The Observers at france24.

“Menjual sesuatu di jalan atau mengemis biasanya dilakukan oleh orang-orang karena mereka memang sangat membutuhkan : mereka mengemis untuk makan, membayar uang sekolah anak atau utang. Bukan untuk melakukan sesuatu yang bersifat kemewahan,” katanya.

Sementara itu, Louise K, perempuan Malaysia yang menekuni bidang politik ekonomi dan gender menyebutkan perilaku seperti ini menunjukkan ketidakseimbangan yang masih ada antara dunia Barat dan negara bekas koloni mereka di Asia.

”Mereka melihat Asia sebagai tempat eksotis dimana tingkah laku seperti ini dapat diterima,” jelasnya.

Untuk diketahui sebagian besar beg-packers kerap terlihat di Asia Tenggara, seperti di Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam dan Malaysia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved